Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Kejahatan Diturunkan di Seluruh Jakarta untuk Merampok Rumah Warga

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Kejahatan Diturunkan di Seluruh Jakarta untuk Merampok Rumah Warga

WhatsApp berantas hoaks dengan meminimalisir penerusan pesan (Foto: Pixabay/memyselfaneye)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Sebuah pesan berantai beredar di WhatsApp meresahkan warga. Pesan itu berisikan narasi adanya tindak kriminal yang semakin marak akhir-akhir ini.

Dalam pesan itu dituliskan juga para pelaku perampokan yang diturunkan disatu titik yang nantinya akan menyebar untuk melakukan aksi kejahatan. Selain itu, dituliskan pula jam operasi para perampok tersebut beraksi.

Baca Juga

Pandemi COVID-19 Makin Masif, MUI Setuju Diadakan Zikir Nasional

Kemudian, dalam pesan itu juga, para perampok menyasar ibu-ibu dan anak-anak yang tengah membawa tas serta memainkan telepon genggamnya.

Tak hanya itu, dalam pesan tersebut juga berisi adanya sebuah truk yang mengangkut para penjahat untuk melakukan survei dan melakukan kejahatan terhadap warga.

Sementara, di desa para penjahat akan menyasar ternak warga dan hasil bumi para penduduk setempat.

Berikut isi pesan berantai tersebut:

. *Sekedar Info :*
*Kriminal Semakin Marak*
1. Pelaku diturunkan serentak dgn
jml banyak dgn kendaraan box,
truk) biasa menjelang magrib.
2. Selanjutnya pelaku menyebar
utk survey sasaran.
3. Jika dimungkinkan mereka ini
langsung eksekusi & akan
berkumpul lg, di titik jemput.
4. Jam operasi antara jam 21.00
s/d 05.00 pagi.
5. Sasaran utk pedesaan ternak &
hasil bumi, serta perampasan
motor, utk jalur2 yg sepi
6. Utk daerah kota, yaitu kantor,
toko & rumah, pelaku lakukan
survey di siang & sore utk
mencatat jam2 sepi / rawan.
7. Perampasan tanpa survey
*sasarannya :*
Ibu-2, anak2 yg lagi bawa tas,
dompet, / yg main HP, baik yg
lg jalan,/ yg naik spd motor

*Waspadai :*
1. Orang asing yg nanya alamat
pura-2 memancing disungai,
naik motor pelan2, / pura2
motor/mobilnya mogok dll
2. Waspada jam2 rawan diatas

*Saran :*
1. Perkuatlah sistem keamanan
baik secara lingkungan (ronda
/ jaga giliran) & secara mandiri
2. Perkuat koordinasi keamanan
dgn lingkungan sekitar
3. Tumbuhkan kesadaran pada
diri sendiri, arti pentinganya
keamanan bersama

*Ingat :* kejahatan terjadi krn ada niat & kesempatan..
Semoga bermanfaat ????

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Foto: ANTARA


Cek Fakta:

Terkait hal itu, Polda Metro Jaya memastikan jika pesan berantai tersebut adalah tidak benar alias hoaks. Meski begitu, polisi meminta masyarakat untuk tetap berwaspada atas lingkungan sekitar.

"(Pesan berantai) Hoaks," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Senin (4/5).

Hoaks serupa sejatinya juga pernah beredar pada medio 2016 sampai 2017 lalu. Kali ini, pelaku disinyalir sengaja menyebarkan hoaks agar masyarakat menjadi makin resah ditengah ancaman Corona yang belum mereda.

Para penyebar hoaks bisa diganjar Pasal 45 dan 45 A UU ITE dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan denda Rp1 M, Pasal 14 dan 15 UU No. 1 Tahun 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Baca Juga

Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus

KESIMPULAN:

Informasi tersebut dipastikan hoaks. Pelaku disinyalir sengaja mengupload konten yang membuat masyarakat menjadi resah. Masyarakat pun diminya berhati-hati dalam bermedia sosial dan tak menyebarkan berita yang bernada provokatif karena ancaman hukuman menanti. (Knu)

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Minta Rakyat Berikan Data Pribadi agar Bisa Diberi Bantuan
Klaim tersebut amat mungkin merupakan modus phising atau pencurian data.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Minta Rakyat Berikan Data Pribadi agar Bisa Diberi Bantuan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Beredar konten yang berisi imbauan Menkeu Purbaya meminta masyarakat untuk mendaftar ke Pemda untuk dapat dana hibah. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Padahal, selama periode libur kenaikan sekolah 2026, BGN resmi menghentikan program MBG untuk sementara waktu, yakni pada 22 Juni-13 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Beredar informasi yang menggiring opini bahwa BBM bersubsidi Pertalite akan dihapuskan oleh Pertamina. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Tidak ada keputusan MK maupun DPR yang menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Beredar info yang menyebut Juli 2026 akan ada mati listrik global selama 9 hari berturut-turut. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi resmi soal kabar mengenai pemadaman listrik total selama tiga hari di Pulau Jawa dan Bali
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
Bagikan