[HOAKS atau FAKTA]: Muncul Konspirasi Skenario Pengurangan Jumlah Penduduk hingga 2030

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 09 Mei 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Muncul Konspirasi Skenario Pengurangan Jumlah Penduduk hingga 2030

Muncul sebuah klaim di Facebook pada 7 Mei 2024 yang mengatakan jika Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kependudukan Dunia 1994 sepakat untuk melakukan pengurangan populasi hingga 2030 (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Muncul sebuah klaim di Facebook pada 7 Mei 2024 yang mengatakan jika Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kependudukan Dunia 1994 sepakat untuk melakukan pengurangan populasi hingga 2030.

Disebutkan dalam postingan itu bahwa 160 negara yang hadir pada waktu itu menyadari bahwa pertumbuhan penduduk sudah di luar kendali dan harus dihentikan.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ditemukan Semburan Lumpur Gas di IKN

NARASI

“Konspirasi Pengurangan Penduduk Bumi
Pada tahun 1994 di KTT Kependudukan Dunia yang di ikuti 160 Negara sepakat bahwa pertumbuhan Penduduk di luar kendali dan itu harus di hentikan karena sumber daya bumi ini dalam bahaya.
Sebuah kesepakatan di tanda tangani utk mengurangi populasi dan seluruh penduduk dunia disisakan hanya 800 juta orang sampai 2030. Satu atau metode utk di gunakan memusnahkan 95 persen populasi harus ditemukan dan yang di pelajari dan di uji dan di praktekkan
1jumlah Fluorida yang diracuni di dalam air di dalam odol efek tubuh manusia mempengaruhi neurologis
2.Virus
Agenda tatanan Dunia baru 2024 Allien akan menginvasi Dunia dengan armada di udara melakukan penghancuran di bumi”

FAKTA

Dari penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Konferensi Internasional tentang Kependudukan dan Pembangunan (ICPD) PBB tahun 1994 di Kairo dihadiri oleh 179 negara, bukan 160 negara.

Menurut Dana Kependudukan PBB, konferensi tersebut menghasilkan Program Aksi yang disetujui oleh semua negara yang berpartisipasi.

Program berisi 177 halaman ini tidak menyebutkan rencana untuk mengurangi jumlah penduduk, tetapi lebih menekankan pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabilisasi.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bagikan Uang Rp 55 Juta Bagi Siapapun yang Terlilit Utang

KESIMPULAN

Klaim mengenai pengurangan populasi menjadi 800 juta jiwa pada 2030 adalah salah. Konferensi Kependudukan dan Pembangunan PBB di Kairo pada tahun 1994 tidak menyebutkan rencana untuk mengurangi jumlah penduduk. Tetapi lebih menekankan pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabilisasi.

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Tengah viral di media sosial soal informasi yang menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak bersalaman dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gara-gara Kasus Korupsi, Prabowo Ganti MBG dengan Bantuan Tunai
Bakom menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gara-gara Kasus Korupsi, Prabowo Ganti MBG dengan Bantuan Tunai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Informasi ini diunggah akun TikTok “TENTANG MEDIA”.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo akan Ubah Pemberian MBG Jadi Sehari Dua Kali
Beredar informasi yang menyebut Prabowo akan mengubah skema pemberian MBG jadi dua kali sehari. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo akan Ubah Pemberian MBG Jadi Sehari Dua Kali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tarif Listrik dan PDAM Melonjak 2 Kali Lipat
Kabar kenaikan tarif listrik dan PDAM tengah menjadi pembahasan di media sosial.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Tarif Listrik dan PDAM Melonjak 2 Kali Lipat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Informasi ini diunggah akun Facebook “Asal Ngontent” yang juga menyinggung Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Frengky Aruan - Jumat, 05 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Bagikan