[HOAKS atau FAKTA]: Makan Sambil Berdiri Tekan Usus

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 November 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Sambil Berdiri Tekan Usus

Tangkapan layar hoaks.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Beredar sebuah informasi dalam bentuk flyer yang menjelaskan terkait 4 alasan untuk tidak makan sambil berdiri.

Salah satunya, makan sambil berdirii diklaim akan menyebabkan makanan yang dimakan akan langsung memasuki usus dan mengakibatkan meningkatnya tekanan di usus. Informasi tersebut beredar di akun instagram @kimiafarmadepok.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Minum Es Saat Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah

Sumber: Instagram
https://bit.ly/3wKHSPK
Link Arsip
(https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2021/11/SALAH-Makan-Sambil-Berdiri-Menyebabkan-Makanan-Akan-Langsung-Masuk-Ke-Usus.pdf)

“4 Alasan Untuk Tidak Makan Sambil Berdiri
Mempengaruhi Pencernaan
Makanan akan langsung memasuki usus. Mengakibatkan meningkatnya tekanan di usus.
Mendorong Makan Berlebih
Proses pencernaan akan bekerja lebih cepat, otak tidak tahu perut sudah kenyang atau belum.
Cepat Merasa Lapar
Makan dalam posisi berdiri dapat membuat sistem pencernaan 30% lebih cepat.
Kembung
Usus hanya memiliki sedikit waktu untuk menyerap makanan, dan menghasilkan gas penyebab kembung.”


FAKTA

Dilansir dari Alodokter, makan sambil berdiri memiliki efek bagi kondisi tubuh, salah satunya menyebabkan gangguan sistem pencernaan. Kerja sistem pencernaan di dalam tubuh dipengaruhi oleh posisi tubuh ketika makan. Makan sambil berdiri dapat membuat lambung mengosongkan isi perut terlalu cepat.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Negara Akan Ambil Tanah Warga yang Tidak Urus AJB Selama 5 Tahun

Hal ini membuat lambung tidak punya waktu banyak untuk memecah zat-zat dalam makanan, sehingga nutrisi yang dicerna dan diserap oleh usus menjadi tidak maksimal.

Gangguan pencernaan paling sering dialami oleh orang yang gemar menyantap makanan sambil berdiri. Gangguan ini disebabkan karena partikel makanan tidak dapat dipecah dengan baik dan tetap tertahan di dalam usus.

Dengan begitu, makan sambil berdiri tidak menyebabkan makanan langsung memasuki usus. Makanan yang dicerna tetap melalui sistem pencernaan pada umumnya, makanan diproses di mulut - kerongkongan - lambung - usus. Namun, yang membedakan hanya proses di masing-masing sistem pencernaan.


KESIMPULAN

Setelah ditelusuri Mafindo, informasi tersebut keliru, masuk hoaks dengan kategori konteks yang salah.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: MPR Setujui Jokowi 3 Periode

#Kesehatan ##HOAKS/FAKTA #Mafindo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Bagikan