[HOAKS atau FAKTA]: Kapolresta Tangerang Minta Uang Lewat Pesan Singkat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 22 November 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Kapolresta Tangerang Minta Uang Lewat Pesan Singkat

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro memeriksa tas anggota Satlantas dalam kegiatan sidak untuk mengantisipasi pungli di Tangerang. (Foto: Antara/Azmi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar pesan teks di WhatsApp mengatasnamakan Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro.

Foto profil yang digunakan dalam akun WhatsApp menampilkan sosok Kombes Wahyu Sri Bintoro. Akun ini meminta uang sebesar Rp 25 juta dan meminta pak Thomas untuk mengirimkannya dengan segera karena darurat. Selain itu diberikan pula nomor rekening atas nama Endah Listwati.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Air Dingin Efektif Turunkan Berat Badan

SUMBER: Pesan teks dari Whatsapp

https://archive.vn/88m75

Bukti Narasi:

penipuan kapolres tangerang
Sumber Foto: Kominfo

FAKTA

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh tim Mafindo, pesan teks mengatasnamakan Kombes Wahyu Sri Bintoro adalah akun palsu.

Kombes Wahyu Sri Bintoro saat dikonfirmasi mengatakan akun WhatsApp yang meminta uang Rp 25 juta bukanlah dirinya, dan sudah termasuk penipuan.

"Iya benar penipuan itu mengatasnamakan saya untuk meminta bantuan uang ke korbannya," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Kamis, 11 November 2021.

Lebih lanjut, pihak kepolisian akan melakukan tindak lanjut terhadap penipuan yang meresahkan warga. Saat ini, pelaku masih dalam tahap pelacakan dan belum diketahui identitas lebih jelasnya.

"Pelaku terlacak di Sulawesi Selatan (Sulsel), tapi dia pakai BCA Bandung. Tetap kita upaya penyelidikan koordinasi dengan teman-teman di Sulsel. Pelaku sudah terlacak ke Sulsel ya," jelas Wahyu.

Wahyu mengimbau masyarakat Tangerang agar waspada terhadap modus penipuan mengatasnamakan Kapolres dan unsur Muspida lainnya.

KESIMPULAN

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa pesan teks mengatasnamakan Kombes Wahyu Sri Bintoro meminta uang Rp 25 juta adalah hoaks dan termasuk kategori konten tiruan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tak Mau Kalah dengan Jokowi, Anies Test Drive di Sirkuit Monas

##HOAKS/FAKTA #Fakta #Mafindo
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
BGN menerima keluhan dengan meminta masyarakat untuk melaporkan masalah melalui hotline MBG
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Beredar informasi yang menyebut BGN melarang penerima MBG komplain dan viralkan makanan yang diberikan, simak kebenaran beritanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Bagikan