[HOAKS atau FAKTA]: Kapolresta Tangerang Minta Uang Lewat Pesan Singkat
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro memeriksa tas anggota Satlantas dalam kegiatan sidak untuk mengantisipasi pungli di Tangerang. (Foto: Antara/Azmi)
MerahPutih.com - Beredar pesan teks di WhatsApp mengatasnamakan Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro.
Foto profil yang digunakan dalam akun WhatsApp menampilkan sosok Kombes Wahyu Sri Bintoro. Akun ini meminta uang sebesar Rp 25 juta dan meminta pak Thomas untuk mengirimkannya dengan segera karena darurat. Selain itu diberikan pula nomor rekening atas nama Endah Listwati.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Air Dingin Efektif Turunkan Berat Badan
SUMBER: Pesan teks dari Whatsapp
https://archive.vn/88m75
Bukti Narasi:
FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh tim Mafindo, pesan teks mengatasnamakan Kombes Wahyu Sri Bintoro adalah akun palsu.
Kombes Wahyu Sri Bintoro saat dikonfirmasi mengatakan akun WhatsApp yang meminta uang Rp 25 juta bukanlah dirinya, dan sudah termasuk penipuan.
"Iya benar penipuan itu mengatasnamakan saya untuk meminta bantuan uang ke korbannya," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Kamis, 11 November 2021.
Lebih lanjut, pihak kepolisian akan melakukan tindak lanjut terhadap penipuan yang meresahkan warga. Saat ini, pelaku masih dalam tahap pelacakan dan belum diketahui identitas lebih jelasnya.
"Pelaku terlacak di Sulawesi Selatan (Sulsel), tapi dia pakai BCA Bandung. Tetap kita upaya penyelidikan koordinasi dengan teman-teman di Sulsel. Pelaku sudah terlacak ke Sulsel ya," jelas Wahyu.
Wahyu mengimbau masyarakat Tangerang agar waspada terhadap modus penipuan mengatasnamakan Kapolres dan unsur Muspida lainnya.
KESIMPULAN
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa pesan teks mengatasnamakan Kombes Wahyu Sri Bintoro meminta uang Rp 25 juta adalah hoaks dan termasuk kategori konten tiruan. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Tak Mau Kalah dengan Jokowi, Anies Test Drive di Sirkuit Monas
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik