[HOAKS atau FAKTA] : Isi Bensin Sampai Penuh Rupanya Bisa Merusak Kendaraan
MerahPutih.com - Di media sosial tengah viral informasi yang menyebut mengisi bensin hingga tangki penuh akan merusak kendaraan.
Bahkan, disebutkan kerusakan yang ditimbulkan bisa merugikan pemilik kendaraan karena memakan biaya besar. Informasi ini diunggah Akun Facebook “Reskianti Lepong” dengan klaim mengisi BBM hingga tangki penuh akan membuat check engine menyala dan mengakibatkan kerusakan yang akan memerlukan biaya besar untuk perbaikan.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Raja Thailand Larang Warganya ke Indonesia
NARASI
“Efek samping isi BBM full tank (bisa membuat check engine menyala) Jika Anda mengisi tangki secara berlebihan, lubang pemasukan uap dapat tertutup dengan bensin cair, yang kemudian dapat tersedot ke dalam tabung arang (canister – sebelah kiri box sekring ruang mesin).
Hal ini dapat merusak tabung dan mungkin bagian lain dari sistem, yang akan menyebabkan lampu check engine mobil menyala dan kemungkinan memerlukan biaya ratusan ribu untuk perbaikannya.
*Idealnya isi full tank berhenti (sudah cukup) saat trigger nozzle otomatisnya ter-unlock sendiri (bbm tidak sampai mentok lubang pipa atas)
*kalaupun isi full tank sampai luber, hindari menguncang² mobil krn akan menambah potensi tersedot ke canister Semoga bermanfaat”
FAKTA
Dari hasil penelusuran Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax), informasi tersebut adalah keliru.
Dilansir dari laman resmi Pertamina, mengisi bahan bakar secara penuh tidaklah berbahaya. Pasalnya, di dalam tangki sudah terdapat sistem breather valve yang bisa mengatur sirkulasi udara sehingga tidak menjadi masalah jika diisi secara penuh.
Ketika tangki kosong, justru udara di dalamnya akan terkondensasi. Timbunan udara akan memicu timbulnya karat. Sebaiknya, saat mengisi bahan bakar, jangan menunggu sampai hampir habis. Isi tangki hingga penuh, tetapi jangan terlalu banyak hingga meluber atau tumpah.
Langkah ini untuk mencegah kebakaran dan kerusakan pada bodi kendaraan.
KESIMPULAN
Pertamina telah menegaskan, mengisi bahan bakar secara hingga tangki penuh tidak berbahaya. Unggahan berisi klaim “mengisi bahan bakar hingga penuh bisa mengakibatkan kerusakan mobil” adalah informasi yang menyesatkan (misleading content).
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air