Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Maju Jadi Wali Kota karena Jokowi sebut Jadi Pemimpin tak Harus Pintar

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 28 April 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Maju Jadi Wali Kota karena Jokowi sebut Jadi Pemimpin tak Harus Pintar

Gibran Rakabuming Raka (depan-kiri) menyerahkan bantuan ribuan alat pelindung diri (APD) dan vitamin kepada Pemkot Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/4). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo disebut mengatakan bahwa untuk menjadi pemimpin tak perlu pintar. Dalam informasi yang beredar di medsos, ungkapan ini disampikan Jokowi kepada sang anak, Gibran Rakabuming Raka yang tengah maju di Pilwakot Solo.

Akun Oki Duta mengunggah gambar yang seolah merupakan tangkapan layar dari artikel berita di situs kompas.com dengan judul “Gibran: Kata Bapak Jadi Pemimpin Itu Tidak Perlu Pintar, Makanya Saya Akan Mencanlonkan Diri Menjadi Walikota”

Nasi Anjing

Baca Juga Pemilik Yayasan Ungkap Alasan Beri Nama untuk Warga Korban Penanganan COVID-19

Di sana, terdapat foto Gibran Rakabuming Raka di artikel yang ditulis oleh Kontributor Kompas.com Solo, Labib Zamani itu. Artikel seolah dimuat pada Jumat (24/4) pukul 11:46 WIB.

Cek Fakta:

Berdasarkan hasil penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) , klaim bahwa ada artikel berjudul “Gibran: Kata Bapak Jadi Pemimpin Itu Tidak Perlu Pintar, Makanya Saya Akan Mencanlonkan Diri Menjadi Walikota” di situs kompas.com adalah hoax.

Faktanya artikel tersebut adalah suntingan. Kompas.com menyatakan foto dengan judul berita itu tidak pernah ditayangkan. Berita itu diedit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Mafindo
Foto: Mafindo

Berikut isi klarifikasi yang dimuat di situs kompas.com dengan judul “Hoaks, Berita Gibran Bilang “Kata Bapak, Pemimpin Itu Tak Perlu Pintar…” yang dimuat pada 26 April 2020:

Berita Kompas.com berjudul “ Gibran: Bila Patuh Anjuran Pemerintah, Wabah Corona Segera Usai” diedit oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Judul dari berita yang tayang pada Jumat (24/4) itu diganti menjadi “Gibran: Kata Bapak, Jadi Pemimpin Itu Tidak Perlu Pintar, Makanya Saya Akan Mencalonkan Diri Menjadi Walikota”.

Berita hasil edit alias hoaks itu beredar di beberapa grup WhatsApp. Kompas.com menyatakan foto dengan judul berita itu tidak pernah ditayangkan.

Berita dengan foto Gibran yang benar berjudul “Gibran: Bila Patuh Anjuran Pemerintah, Wabah Corona Segera Usai”

Mafindo
Foto: Mafindo

Isi berita adalah imbauan dari Gibran kepada pemudik yang berada di perantauan untuk menahan diri agar tidak mudik terlebih dahulu seiring dengan adanya imbauan dari pemerintah terkait penyebaran COVID-19.

“Bagi teman-teman yang sedang berada di perantauan mohon menahan diri untuk tidak mudik terlebih dahulu. Karena kita tak tahu, jangan-jangan kita adalah OTG (Orang Tanpa Gejala),” kata Gibran dalam sebuah video di Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/4).

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Undangan Doa Bersama dari Gubernur Khofifah untuk Ulama dan Santri

KESIMPULAN:

Informasi tersebut dipastikan hoax. Pelaku disinyalir sengaja mengupload konten yang memuat stigma negatif terhadap Jokowi. Masyarakat pun diminya berhati-hati dalam bermedia sosial dan tak menyebarkan berita yang bernada provokatif karena ancaman hukuman menanti. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Gibran Rakabuming
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Minta Rakyat Berikan Data Pribadi agar Bisa Diberi Bantuan
Klaim tersebut amat mungkin merupakan modus phising atau pencurian data.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Minta Rakyat Berikan Data Pribadi agar Bisa Diberi Bantuan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Beredar konten yang berisi imbauan Menkeu Purbaya meminta masyarakat untuk mendaftar ke Pemda untuk dapat dana hibah. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Padahal, selama periode libur kenaikan sekolah 2026, BGN resmi menghentikan program MBG untuk sementara waktu, yakni pada 22 Juni-13 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Beredar informasi yang menggiring opini bahwa BBM bersubsidi Pertalite akan dihapuskan oleh Pertamina. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Tidak ada keputusan MK maupun DPR yang menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Beredar info yang menyebut Juli 2026 akan ada mati listrik global selama 9 hari berturut-turut. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi resmi soal kabar mengenai pemadaman listrik total selama tiga hari di Pulau Jawa dan Bali
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
Bagikan