[HOAKS atau FAKTA] Foto Fadli Zon Minta Ditembak Mati Saja
Fadli Zon. (Foto:MP/Asropih)
MerahPutih.com - Akun Twitter Agung Susilo (@AgungSu76387898) mengunggah cuitan berupa foto Fadli Zon berjanggut dan mengenakan sorban putih di kepala.
Cuitan yang diunggah pada 19 Maret 2022 telah mendapat atensi berupa 8 retweet dan 69 suka.
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA]: Vladimir Putin Marah Besar Kapal Tanker Pertamina Dicegat di Denmark
Narasi:
"DARIPADA MALU JADI PENDANA TERORIS”
Narasi dalam foto:
“Saya minta di tembak mati saja”
Cek fakta:
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut adalah hasil suntingan dari foto seorang ulama asal Arab Saudi bernama Habib Ali Al-Jufri.
Foto asli dari cuitan tersebut ditemukan pada beberapa situs, termasuk blogspot yang telah beredar sejak tahun 2009.
Sebagai tambahan, hoaks mengenai Habib Ali Al-Jufri sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul [SALAH] Habib Ali Al Jufri Akan Hadiri Reuni 212 terbit pada 2 Desember 2019
Kesimpulan:
Dengan demikian, cuitan akun Twitter Agung Susilo dikategorikan sebagai Konten Parodi. (Asp)
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA]: Staf Presiden Minta Dana Rp 800 Juta untuk Kegiatan Puasa
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa