[HOAKS atau FAKTA] Dirjen WHO jadi Bapak Antivaksin Sedunia
Ilustrasi fake news. Foto: Gerd Altmann/Pixabay
MerahPutih.com - Beredar di media sosial, sebuah video yang menampilkan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Dalam video tersebut disematkan narasi yang menggambarkan Tedros menolak untuk divaksin dan menyebut dia sebagai bapak antivaksin sedunia.
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA]: HUT ke-77 RI, Toyota Bagi-bagi Mobil Alphard
Cek fakta
Klaim bahwa Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menolak untuk divaksin adalah keliru.
Melalui akun Twitter pribadinya @DrTedros, Tedros mengatakan bahwa dirinya sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19 pada 13 Mei 2021 dan menyebut bahwa vaksinasi COVID-19 merupakan tindakan yang sangat penting.
Video yang dibagikan tersebut merupakan cuplikan dari film dokumenter berjudul "How to Survive a Pandemic" yang diproduksi pada 2022 dan disutradarai oleh David France.
Film ini menyoroti pekerjaan para peneliti di laboratorium, ilmuwan yang melakukan uji coba sukarela, dan jurnalis sains yang bekerja untuk tetap mengikuti lanskap yang berubah cepat saat COVID-19 menyebar.
Kesimpulan
Berdasarkan informasi tersebut, maka berita yang menyatakan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus sebagai bapak antivaksin sedunia adalah hoaks. (Knu)
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Pfizer Miliki Kandungan Berbahaya
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa