[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Pfizer Miliki Kandungan Berbahaya
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Beredar sebuah unggahan di media sosial Twitter yang mengklaim bahwa Vaksin Pfizer memiliki kandungan potasium klorida yang membahayakan jantung.
Selain itu, penggunaan potasium klorida juga dikaitkan dengan euthanasia bagi tahanan terpidana mati. Narasi tersebut ditutup dengan kesimpulan bahwa vaksin digunakan untuk mengeksekusi masyarakat.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Kunyit dan Madu Bisa Jadi Ramuan Pengobatan Cacar Monyet
FAKTA
Faktanya, kandungan potasium yang terdapat dalam Vaksin Pfizer kurang dari 1 mmol (39mg) per dosis. Dosis tersebut sangatlah kecil sehingga dapat dikatakan bahwa Vaksin Pfizer bebas potasium.
Dikutip dari hellosehat.com, kandungan potasium atau kalium memiliki manfaat bagi tubuh manusia sebagai mineral yang membantu membawa sinyal elektrik ke sel di dalam tubuh.
Dengan demikian, kandungan potasium pada Vaksin Pfizer yang membahayakan jantung adalah tidak benar.
KESIMPULAN
Informasi yang tersebar tersebut adalah hoaks. Sebab, kandungan potasium yang terdapat pada vaksin tersebut justru bermanfaat bagi tubuh. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Burung Garuda Terlihat di Gunung Penanggungan
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa