[HOAKS atau FAKTA]: China Ingin Pindahkan Warganya ke Indonesia

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 10 April 2024
[HOAKS atau FAKTA]: China Ingin Pindahkan Warganya ke Indonesia

Ilustrasi Hoaks.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah unggahan di Facebook mengatakan bahwa pemerintah China akan segera memindahkan warganya ke beberapa provinsi di Indonesia. Dalam video ini, terlihat seorang pria yang sedang melakukan konferensi pers.

Selain itu, narator juga mengatakan bahwa ada penjajahan gaya baru, China akan memindahkan warganya dengan dalih TKA di semua wilayah Nusantara terutama Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Papua yang memiliki pelabuhan besar.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Lunasi Utang ke China

Sumber

Fakta

Setelah ditelusuri Turn Back Hoaks (Mafindo), berita ini tidaklah benar karena di ditemukan video serupa di kanal Youtube IDX Channel yang diunggah pada 18 September 2023. Seorang pria yang terlihat dalam video ini ternyata sedang memberikan keterangan tentang stimulus untuk booster ekonomi dengan dana sekitar Rp 403 triliun pada 2023.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Sebut Kecurangan Pemilu

Diketahui pria yang ada di video tersebut adalah Fu Linghui, juru bicara Biro Statistika Nasional China. Lalu, tak ada informasi resmi yang menyebut pemerintah China akan memindahkan warganya ke Indonesia.

Dengan demikian, pernyataan bahwa China akan memindahkan warganya ke Indonesia tidak benar.

Kesimpulan

Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks. Faktanya, video yang menampilkan seorang pria sedang melakukan konferensi pers dan disertakan narasi bahwa Cina akan memindahkan warganya ke Indonesia tidaklah benar.

Video seorang pria tersebut ditemukan di kanal Youtube IDX Channel dan tidak berbicara mengenai pemindahan warga China ke Indonesia melainkan keterangan mengenai stimulus untuk booster ekonomi. (Knu)

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: HIV Jadi Pandemi Berikutnya Setelah COVID-19

##HOAKS/FAKTA #China
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan