[HOAKS atau FAKTA]: Bantu Iran Lawan Amerika Serikat-Israel, China Kirim Personel dan Peralatan Tempur

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 31 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bantu Iran Lawan Amerika Serikat-Israel, China Kirim Personel dan Peralatan Tempur

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari 2026. Foto X

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konflik yang terjadi antara Iran melawan Amerika Serikat- Israel terus menjadi pembahasan di sejumlah akun media sosial.

Salah satunya, beredar informasi yang menyebut, China turun tangan membantu Iran dalam menghadapi dua negara tersebut.

Disebutkan, China menurunkan pasukannya dan mengirimkan segala alat persenjataan ke Iran.

Informasi yang viral ini diunggah akun Facebook “Komang Wira”.

Narasi

“China secara terbuka telah mengirimkan personil dan sejumlah peralatan tempur untuk membantu iran”

(Dok Turn Back Hoaks)

Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens serta alat pendeteksi kecerdasan (AI) Hive Moderation.

Berikut hasilnya:

Klip video pertama yang memperlihatkan konvoi kendaraan dan bendera China mirip dengan unggahan kanal YouTube Guardian News pada tahun 2019. Peristiwa tersebut merupakan momen Presiden Xi Jinping melakukan inspeksi pasukan di Jalan Chang'an, Beijing dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.

Klip video kedua yang memperlihatkan konvoi kendaraan rudal mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Peristiwa tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Nasional ke-70 China.

Klip video ketiga yang memperlihatkan pasukan militer tersebut mirip dengan unggahan kanal YouTube New China TV pada tahun 2019. Video tersebut merupakan siaran langsung parade dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.

Klip video keempat yang memperlihatkan iring-iringan tank baja mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Video tersebut juga berasal dari parade militer peringatan Hari Nasional ke-70 China.

Klip video kelima yang memperlihatkan pertemuan Khamenei, Putin dan Kim Jong Un merupakan hasil rekayasa AI. Berdasarkan analisis Hive Moderation, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98,3 persen.

Faktanya, video yang beredar merupakan gabungan dari beberapa klip video yang tidak berkaitan dengan konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Kesimpulan

Unggahan berisi klaim “China kirim personel dan alat tempur untuk Iran” adalah konten yang menyesatkan.

##HOAKS/FAKTA #China #Iran #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Bagikan