MerahPutih.com - Akun Facebook dengan nama “Aksi Bela” mengunggah sebuah video pada 9 Mei yang menampilkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang melakukan promosi di media sosial. Dalam akun tersebut dituliskan Anies menjual baju untuk didonasikan ke Palestina.
Dituliskan juga beberapa kalimat yang mengutuk serangan Israel ke Palestina.
Sumber: https://archive.md/0hhte
Fakta
Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Mafindo melakukan penelusuran untuk mendapatkan fakta dari suara yang dicatut dalam konten tersebut menggunakan salah satu alat pemindai suara AI, elevenlabs.io
Pertama-tama, Mafindo mengunduh video yang dicantumkan dalam unggahan tersebut menggunakan platform pengunduh video facebook (savefrom facebook), lalu kami memangkas durasinya pada 20 detik pertama. Setelah itu, Mafindo mengubahnya menjadi format mp3 menggunakan platform convert mp3.
Setelah video sudah diubah formatnya menjadi mp3, Mafindo mengunggahnya di laman pendeteksi audio yang dibuat oleh AI milik elevenlabs.io.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA] : Jelang Pelantikan jadi Wapres, Gibran Putuskan Mundur
Dari pemindaian tersebut, didapati probabilitas sebesar 98 persen, yang berarti konten tersebut merupakan suara AI yang kemungkinan besar diproduksi menggunakan fitur voice cloning yang dimiliki oleh elevenlabs.
Perlu diketahui bahwa elevenlabs merupakan salah satu platform digital yang menyediakan fitur-fitur audio AI, salah satunya voice cloning ke berbagai bahasa internasional bahkan dapat menirukan suara seseorang.
Salah satu hoaks menggunakan voice cloning yang pernah beredar dan dibuat menggunakan fitur elevenlabs adalah audio Surya Paloh memarahi Anies Baswedan yang viral sebelum Pilpres 2024.
Lalu, tak ada informasi resmi yang menyebut Anies berjualan baju untuk donasi ke Palestina.
Kesimpulan
Faktanya audio tersebut telah dimanipulasi oleh AI. Hal tersebut dapat diketahui setelah dilakukan penelusuran fakta menggunakan alat elevenlabs.io, didapatkan probabilitas sebesar 98 persen. Artinya, audio yang digunakan merupakan buatan AI. (Knu)