Hingga Mei 2025 Sudah 8.500 Hektar Hutan Terbakar, 100 Persen Perbuatan Manusia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 Juli 2025
Hingga Mei 2025 Sudah 8.500 Hektar Hutan Terbakar, 100 Persen Perbuatan Manusia

Pemadam kebakaran hutan dan lahan di Kalsel pada musim kemarau ini. (ANTARA/HO-Adpim Pemprov Kalsel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - 8.500 hektare hutan di Indonesia terbakar hingga Mei 2025, dan diprediksi meningkat pada Juni dan Juli ini.

Luas kebakaran hutan di Indonesia dari Januari hingga Mei 2025 ini hasil data dengan menggunakan citra satelit.

Kepala Sub Direktorat Penanggulangan Kebakaran Hutan Kemenhut Israr Albar hampir 100 persen penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yakni antropogenik atau buatan manusia yang dapat semakin meluas apabila dipengaruhi cuaca yang sangat panas.

"Kalau kita lihat dari penyebab kebakaran, saya kira untuk negara-negara tropis begitu, tidak hanya Indonesia, termasuk Asia Tenggara, penyebab utamanya adalah antropogenik, jadi dari faktor manusia, bahkan berdasarkan penelitian dari pakar kebakaran, kalau untuk kasus kebakaran di gambut, bisa jadi 99 sampai 100 persen karena antropogenik," ujarnya.

Baca juga:

Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan Melonjak, Perusahaan Tidak Mitigasi Karhutla Bakal Ditindak

Pengaruh iklim juga sangat berperan dan menjadi pemicu kebakaran hutan, meskipun berdasarkan pantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tahun ini Indonesia belum memasuki masa El-Nino, sehingga cuaca masih kemarau basah.

Untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan tersebut, Kemenhut telah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan di tiga provinsi, utamanya di daerah rawan kebakaran seperti Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Selain OMC, Kemenhut juga memberdayakan Manggala Agni di 17 wilayah yang memiliki anggota hampir 1.000 orang. Mereka mengutamakan tiga pilar yakni koordinasi, terpimpin, dan partisipasi masyarakat.

"Mereka, teman-teman Manggala Agni itu yang melakukan tidak hanya pemadaman, tetapi juga memiliki tiga pilar di dalam pengendalian kebakaran. Kita juga membina masyarakat peduli api yang sampai sekarang sekitar 11 ribu orang yang menjadi anggota peduli api di 27 provinsi," ujarnya.

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kementerian Kehutanan #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
BMKG menyebut operasi modifikasi cuaca belum bisa dilakukan untuk kebakaran TPA Jatiwaringin karena potensi awan rendah.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
Berita
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Sudin Citata Jaksel memeriksa 650 gedung. Lalu, ditemukan bangunan tanpa SLF dalam pemeriksaan itu.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Indonesia
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Pihak berwenang Prancis pun menetapkan status siaga merah tertinggi di enam wilayah Mediterania karena ada risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi".
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Indonesia
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Pengerahan tim medis ini perlu dilakukan mengingat asap pekat yang dihasilkan dari material sampah mulai mengganggu permukiman warga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Indonesia
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Pemkab Tangerang meningkatkan status kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi tanggap darurat. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil damkar untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Indonesia
Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Ganggu Bandara Soetta, Jadwal Penerbangan Masih Aman
Kebakaran TPA Jatiwaringin meluas, namun operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tetap aman. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil pemadam.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Ganggu Bandara Soetta, Jadwal Penerbangan Masih Aman
Indonesia
Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk Meluas Hingga 15 Hektare, Ratusan Warga Terkena ISPA
Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang meluas hingga 15 hektare. Sebanyak 154 warga terserang ISPA, mayoritas ibu hamil dan balita.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk Meluas Hingga 15 Hektare, Ratusan Warga Terkena ISPA
Indonesia
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Kebakaran terjadi di SMPN 2 Karangpandan, Rabu (1/7). Penyebabnya diduga karena korsleting.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang meluas hingga 2 hektar. Cuaca panas dan angin kencang perparah api.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. BPBD sebut api diduga dipicu gas metana dan cuaca panas ekstrem. BNPB diminta turunkan helikopter water bombing.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Bagikan