Otomotif

Hindari Memakai Ban Mobil Berbeda Merek

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 16 Februari 2022
Hindari Memakai Ban Mobil Berbeda Merek

Jangan memakai ban dengan merek yang berbeda-beda (Foto: pixabay/geraldoswald62)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH terpikir memakai ban berbeda merek? Jangan coba-coba untuk melakukannya. Demi menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara, tetap gunakan ban dengan merek sama saat menggantinya.

Menurut siaran pers dari Auto2000, setiap merek ban pasti berbeda performanya karena proses desain dan manufaktur yang berbeda. Termasuk peruntukannya, seperti ban basah dan kering, ban SUV dan sedan, atau ban penumpang dan ban niaga. Belum lagi material dan konstruksi ban yang tidak sama.

Baca Juga:

Tips Merawat Ban Mobil Agar Aman Dipakai di Musim Hujan

Perhatikan dengan seksama apakah ban masih layak pakai atau tidak (Foto: Pixabay/mikes-photography)

Dalam hal ini ukuran tidak hanya menyangkut dimensi umum seperti lebar dan rasio tinggi ban. Ukuran di sini juga termasuk ukuran pelek, batas kecepatan maksimal, dan load index. Perhatikan juga jenis ban, apakah radial atau biasa, ban tubeless atau tubetype.

Kemudian, pola telapak ban atau yang juga disebut kembangan ban, berbeda sedikit saja bisa mengganggu stabilitas ketika mobil melaju.

Perbedaan performa ban akan kian terasa ketika kecepatan mobil cukup tinggi, seperti di jalan tol. Terlebih saat melewati jalan dengan kondisi yang jelek, licin karena hujan, atau muatan mobil penuh.

Baca Juga:

Mengenal Plus Minus Mobil Penggerak Roda Depan dan Belakang

idealnya, seluruh as roda menggunakan ban yang sama guna memperoleh sinergi kinerja terbaiknya (Foto: Pixabay/toby_parsons)

Jenis kompon dan grip tiap merek ban kemungkinan besar berbeda, cenderung mempengaruhi daya cengkeraman ban yang dipakai akan berbeda. Mobil kamu akan sulit dikendalikan karena perbedaan karakter ban kiri dan kanan, sehingga bisa membahayakan.

Kemudian, ban dengan merek berbeda pun sebagian besar tak sama performanya di jalan, karena beda tipe dan peruntukan. Bila mau mengganti ban, sebaiknya berasal dari merek yang sama. Walaupun tetap memaksakan ingin memakai ban yang beda merek, ganti ban yang sama dalam satu poros roda.

Misalkan kamu menggunakan ban standar yaitu ban A dari produsen ban X dan ternyata ban belakang kanan rusak. Dengan pertimbangan budget, kamu mau mengganti kedua ban belakang dengan ban C dari produsen ban X karena harganya lebih terjangkau.

Asalkan ukurannya sama dan sesuai rekomendasi pabrikan mobil, pilihan itu masih diperbolehkan. Kamu juga masih diperbolehkan jika kamu mau mengganti dengan ban merek D dari produsen ban Y. Sepanjang ukuran dan peruntukannya sesuai serta berada di poros roda yang sama, yaitu antara poros roda depan atau belakang, masih diperbolehkan. Namun tetap, idealnya, seluruh as roda menggunakan ban yang sama guna memperoleh sinergi kinerja terbaiknya. (ryn)

Baca Juga:

Tips Menghadapi Ban Mobil Selip di Jalan Licin

#Otomotif #Tips Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Tekno
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Toyota MR2 generasi baru siap hadir dengan mesin turbo G20E 2,0 liter mid-engine. Tenaga standar 400–450 hp, versi balap 600 hp, dengan desain terinspirasi konsep FT-Se.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Fun
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Daihatsu Gran Max menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu secara kumulatif sepanjang Januari-Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Fun
Toyota Corolla Edisi Spesial Ultah ke-66 Rilis, Super Mewah Terbatas Cuma 2.500 Unit
Toyota Corolla merayakan ulang tahun ke-66 dengan edisi spesial super mewah. Produksi terbatas hanya 2.500 unit, hadir dengan dua warna eksklusif Ice Cap dan Supersonic Red.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Toyota Corolla Edisi Spesial Ultah ke-66 Rilis, Super Mewah Terbatas Cuma 2.500 Unit
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Tekno
Spesifikasi Lengkap Denza N8 Mobil Listrik Terbaru BYD, 1.000 KM Sekali Isi Baterai
Denza N8 terbaru dari BYD hadir dengan baterai LFP 130,15 kWh, jarak tempuh hingga 1.003 km sekali isi.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Spesifikasi Lengkap Denza N8 Mobil Listrik Terbaru BYD, 1.000 KM Sekali Isi Baterai
Fun
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Suzuki XL7 terbaru mulai diserahkan kepada konsumen pada 15 Agustus 2026. Dalam 16 hari, SPK mencapai lebih dari 1.300 unit. Simak harga lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Fun
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
JETOUR meraih tiga penghargaan di GIIAS 2026. T2 i-DM membawa pulang dua gelar, sedangkan T1 i-DM Modification meraih Special Exhibit Car.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
Indonesia
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Airlangga Hartarto mengunjungi booth JETOUR di GIIAS 2026 dan meninjau JETOUR T2 i-DM yang baru diluncurkan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Lifestyle
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Agam mengaku telah menggunakan BAIC BJ40 selama satu tahun terakhir untuk berbagai misi kemanusiaan di sejumlah daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Bagikan