Hidup Sehat, Awali Hari dengan Jalan Pagi di Luar Ruangan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 18 Oktober 2024
Hidup Sehat, Awali Hari dengan Jalan Pagi di Luar Ruangan

Segera mulai rutin jalan kaki. (Foto: Unsplash/Arek Adeoye)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di luar ruangan dengan berjalan-jalan di alam dapat meningkatkan suasana hati dan kesejahteraan kamu secara signifikan.

Paparan cahaya alami di pagi hari secara konsisten terbukti membantu mengatur ritme sirkadian, sehingga menghasilkan kualitas tidur yang lebih baik dan suasana hati konsisten sepanjang hari.

Sebuah studi menemukan bahwa berjalan-jalan di alam terbuka dengan penuh kesadaran secara signifikan meningkatkan kualitas tidur dan suasana hati. Studi tersebut dilakukan pada mahasiswa yang mengalami kesulitan tidur selama COVID- 19.

Selain itu, olahraga seperti jalan kaki memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan mental. Aktivitas fisik melepaskan endorfin dan serotonin, yang diketahui dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi gejala stres, kecemasan, dan depresi. Menurut Eatingwell, tiga manfaat ini bisa kamu dapatkan apabila rutin jalan pagi di luar ruangan tiap harinya:

Baca juga:

Jalan Kaki Baik untuk Kesehatan Jantung dan Turunkan Berat Badan

1. Dapat mengurangi stres

“Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di luar ruangan, terutama di alam, dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik dan lebih sedikit perasaan cemas dan stres,” kata Rachel MacPherson, CPT, pelatih pribadi bersertifikat ACE.

Berjalan di lingkungan alam dapat membantu mengurangi kadar kortisol, hormon yang terkait dengan stres, bahkan lebih baik daripada aktivitas dalam ruangan seperti berjalan di atas treadmill.

2. Dapat meningkatkan kualitas tidur

“Saat Anda berjalan-jalan di luar ruangan dengan cahaya alami pagi hari, hal itu dapat membantu mengatur jam internal tubuh dan siklus tidur-bangun atau yang dikenal sebagai ritme sirkadian,” jelas MacPherson.

Pengaturan ini menghasilkan tidur yang lebih nyenyak dan lebih memulihkan, yang merupakan faktor penting untuk pengaturan suasana hati.

Baca juga:

5 Tanda Kamu Harus Temui Psikolog untuk Periksa Kesehatan Mental

3. Dapat mendukung kesehatan mental

“Jalan-jalan pagi di alam secara teratur membantu menangkal gejala depresi dan kecemasan,” kata MacPherson.

Penelitian menunjukkan bahwa berjalan di ruang hijau dapat memberikan efek menenangkan yang memudahkan kamu untuk mengelola pikiran dan emosi negatif. Efek menenangkan ini dapat membantu menyegarkan pikiran, sehingga lebih mudah mempertahankan pandangan positif sepanjang hari. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan