Hideo Kojima Kenang Pertama Kali Garap 'Death Stranding', Bermodalkan Ponsel
Death Stranding Live-Action akan digarap di studio di balik kesuksesan 'Everything Everywhere All At Once'.(Foto Kojima Productions)
MerahPutih.com - Sejumlah ide awal Death Stranding berawal dari ponsel Hideo Kojima. Ia menggarap game populer tersebut melalui genggaman tangannya.
Awalnya, Kojima Productions hanya sebuah studio dalam nama, karena ruang kantor kreator Metal Gear itu lebih seperti lemari yang hampir tidak dapat memuat beberapa meja. "Karena sangat kecil, hanya saya yang datang," kata Kojima, dikutip dari Gamesradar, Selasa (12/11).
Kojima mengatakan bahwa yang ia miliki saat itu hanyalah komputer, PS4 untuk menonton Blu-ray, headphone, telepon pintar, dan beberapa perangkat lainnya.
Dengan demikian, sebagian besar konsep Death Stranding dibuat di ponsel Kojima. Ia mengerjakannya sambil sesekali iseng membuka Twitter yang sekarang menjadi X biar tetap up to date dengan informasi.
Baca juga:
Selain itu, jika kamu ingat tangan yang menjadi bagian dari logo Death Stranding, itu tidak lain adalah tangan Kojima sendiri.
Kini, Kojima tengah sibuk mengerjakan Death Stranding 2 yang akan dirilis pada tahun 2025. Meski Kojima belum membeberkan kapan waktu rilis Death Stranding 2, ia mengaku tanggalnya sudah ditetapkan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme