Heru Budi Diminta Kaji Pemanfaatan Gelombang Laut Sebagai Sumber Energi

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 25 Mei 2023
Heru Budi Diminta Kaji Pemanfaatan Gelombang Laut Sebagai Sumber Energi

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) diminta mengkaji pemanfaatan gelombang laut sebagai salah satu sumber energi untuk dapat diatur dalam Raperda tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail mengatakan, dengan letak geografis yang mumpuni seharusnya gelombang laut dapat dijadikan energi alternatif.

Baca Juga:

Heru Budi Bahas Teknologi Digital saat Bertemu Gubernur New South Wales

Sejauh ini Raperda RUED memfokuskan target pemakaian energi baru terbarukan (EBT) terdiri dari tenaga surya, bio energi atau sampah, tenaga angin (bayu), bahan bakar nabati, dan hidrogen.

Dengan cara Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), serta Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Hidrogen (PLTH).

"Saya belum melihat disini salah satu varian energi terbarukan dari kinetis gelombang laut. Indonesia secara umum itu kan luas kepulauan, luas perairannya lebih besar dibanding daratan, artinya ini juga satu hal yang perlu dikaji. Saya pikir di Kepulauan Seribu, atau yang di wilayah dekat perairan ini lebih cocok dan sangat membantu," ujar Ismail.

Baca Juga:

Heru Budi Imbau Mal Tampilkan Logo HUT Jakarta dan KTT ASEAN

Sementara itu Tenaga Ahli Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI Utomo mengaku memang energi gelombang laut sampai saat ini belum dilakukan pengkajian, dan akan mengupayakan agar usulan tersebut bisa ditindaklanjuti segera.

"Energi gelombang laut menurut data yang ada, potensi yang ada, masih belum teridentifikasi. Jadi untuk sementara kita masih belum menghitung potensi energi laut yang bisa dimanfaatkan DKI Jakarta, tetapi kita memasukkan juga apabila ada, nanti akan kita hitung di penggunaan energi tersebut," paparnya. (Asp)

Baca Juga:

Hadiri Perayaan Lebaran Betawi, Heru Budi Singgung Jakarta Jadi Kota Bisnis Global

#Heru Budi Hartono #Gelombang Tinggi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu, 21 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat, Petir, Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada Rabu, 21 Oktober 2026. Waspadai gelombang laut hingga 4 meter dan banjir rob.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu, 21 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat, Petir, Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026, mencakup potensi hujan ringan, udara kabur, Siklon Tropis Champi, dan gelombang tinggi hingga 4 meter.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Prakiraan cuaca BMKG Senin, 19 Oktober 2026: hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter, dan potensi banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Sabtu 10 Oktober: Gelombang 4 Meter dan Banjir Rob Mengancam!
BMKG merilis prakiraan cuaca Sabtu, 10 Oktober 2026. Waspada gelombang laut hingga 4 meter, ancaman banjir rob, hujan petir, dan kabut di sejumlah daerah.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Sabtu 10 Oktober: Gelombang 4 Meter dan Banjir Rob Mengancam!
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
Gelombang 4 Meter Ancam Pantai Selatan DIY, Turis Dilarang Berenang
BMKG Yogyakarta memperingatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di pantai selatan Jawa pada 24–27 Agustus 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Gelombang 4 Meter Ancam Pantai Selatan DIY, Turis Dilarang Berenang
Indonesia
Gelombang Ganas Terpa Selat Bali, Pelayaran Ketapang-Gilimanuk Buka Tutup
Gelombang tinggi di Selat Bali memaksa ASDP memberlakukan sistem buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Gelombang Ganas Terpa Selat Bali, Pelayaran Ketapang-Gilimanuk Buka Tutup
Olahraga
Waspada Gelombang Tinggi di Perairain Sumatera Utara 20-23 April
Potensi gelombang tinggi mulai 20 sampai 23 April seperti disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Rizky Ramadhan.
Frengky Aruan - Senin, 20 April 2026
Waspada Gelombang Tinggi di Perairain Sumatera Utara 20-23 April
Indonesia
Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara hingga 23 Februari, Nelayan Harus Waspada
Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.
Frengky Aruan - Jumat, 20 Februari 2026
Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara hingga 23 Februari, Nelayan Harus Waspada
Indonesia
Waspadai Peningkatan Kecepatan Angin di Perairan Utara dan Selatan Bali pada 7-10 Februari
BBMKG juga meminta untuk mewaspadai gelombang laut hingga 2,5 meter di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, perairan selatan Bali, perairan utara Bali, Selat Lombok bagian utara dan Selat Lombok bagian selatan.
Frengky Aruan - Jumat, 06 Februari 2026
Waspadai Peningkatan Kecepatan Angin di Perairan Utara dan Selatan Bali pada 7-10 Februari
Bagikan