Hentak Dinamis Tari Rapai Geleng asal Aceh

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 21 Desember 2024
Hentak Dinamis Tari Rapai Geleng asal Aceh

Tari Rapai Geleng merujuk pada instrumen tradisional asal Aceh. (foto: dok/Humas Kwarnas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TARI Rapai Geleng merupakan salah satu jenis tari tradisional yang berasal dari Provinsi Aceh. Tari ini sangat erat kaitannya dengan budaya Aceh dan merupakan bagian penting dari kehidupan sosial serta upacara adat masyarakat Aceh. Rapai Geleng bukan hanya sebuah tarian, tetapi juga merupakan simbol dari kekayaan budaya Aceh yang penuh dengan nilai sejarah, estetika, dan religiusitas.

Seperti dihimpun dari berbagai sumber, Rapai Geleng berasal dari kata rapai yang merujuk pada alat musik tradisional Aceh, yakni sebuah jenis drum yang dipukul untuk mengiringi tarian. Sementara itu, geleng berarti 'menggelengkan kepala', yang merujuk pada gerakan khas dalam tarian ini. Oleh karena itu, tari Rapai Geleng menggambarkan perpaduan antara gerakan kepala yang dinamis dan irama alat musik rapai yang kuat dan memukau.

Baca juga:

'Ini Kopi Nusantara' Tawarkan Rasa dari Biji Kopi Aceh Gayo hingga Papua Wamena


Seiring berjalannya waktu, tari Rapai Geleng semakin dikenal di luar Aceh dan menjadi salah satu daya tarik budaya Indonesia. Para seniman dan budayawan Aceh terus berupaya mempertahankan dan mengembangkan tarian ini dengan cara-cara yang lebih modern, tapi tetap menjaga kekhasannya. Hal ini termasuk dengan menjadikannya sebagai bagian dari pertunjukan budaya internasional dan festival seni.

Selain itu, generasi muda Aceh kini juga semakin melibatkan diri dalam pelestarian tari Rapai Geleng, baik sebagai penari maupun penggawa rapai. Mereka terus memperkenalkan tarian ini ke dunia luar, baik melalui media sosial maupun pertunjukan langsung. Keberlanjutan tari Rapai Geleng di tengah tantangan zaman modern menunjukkan betapa kuatnya pengaruh budaya tradisional Aceh.(far)

Baca juga:

Wajib Coba nih, 5 Tempat Makan Enak di Aceh

#Aceh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Film Pasukan 1000 Janda memotret perjuangan berdarah Laksamana Malahayati dan laskar Inong Balee melawan penjajah. Tayang di bioskop 12 November 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
DPR RI menyetujui revisi UU Pemerintahan Aceh. Ada 27 ketentuan yang bakal diubah dalam UU tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Indonesia
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Yusril Ihza Mahendra berharap situasi Aceh tetap kondusif setelah kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Indonesia
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Kemenko Polkam juga mengoordinasikan langkah bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mencegah eskalasi
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Indonesia
Jembatan Enang Enang Diperbaiki Warga Bakal Diperkuat Kementerian PUPR
Jembatan Enang-enang dapat dipakai masyarakat, dengan kendaraan kecil sembari menunggu proses perbaikan dan pembangunan jembatan permanen.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Jembatan Enang Enang Diperbaiki Warga Bakal Diperkuat Kementerian PUPR
Indonesia
Taruna Poltek Malahayati Tewas Korban Ledakan Mesin Kapal ASDP Jadi 3 Orang
Korban terbaru, mahasiswa atas nama Muhammad Zulfikar akhirnya dinyatakan meninggal dunia hari ini setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh selama lebih dari tiga pekan
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Taruna Poltek Malahayati Tewas Korban Ledakan Mesin Kapal ASDP Jadi 3 Orang
Indonesia
Mesin Kapal ASDP Bersandar di Aceh Meledak, 2 Mahasiswa Praktik Poltek Pelayaran Malahayati Gugur
Akibatnya, 15 orang mengalami luka bakar, terdiri dari 14 mahasiswa Poltek Pelayaran Malahayati yang sedang praktik dan seorang anak buah kapal.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Mesin Kapal ASDP Bersandar di Aceh Meledak, 2 Mahasiswa Praktik Poltek Pelayaran Malahayati Gugur
Berita
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Berdasarkan prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11 hingga 20 April 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Bagikan