Hemat Anggaran, Makan Bergizi Gratis Diusulkan Diberikan ke Keluarga Pendapatan di Bawah Rp 2 Juta Per Bulan
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (MP/Didik Setiawan)
MerahPutih.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini sudah diberlakukan diusulkan diubah dengan menggunakan skema berorientasi target (targeted approach) agar tepat sasaran. Yakni memberikan bantuan untuk masyarakat yang rentan dan termarjinalkan.
"Bantuan bukan semata-mata asal disalurkan kepada semua orang. Oleh karena itu, skema Makan Bergizi Gratis yang kami usulkan itu tersasar untuk masyarakat yang memang rentan dan membutuhkan," ujar Peneliti Celios Bara M. Setiadi di Jakarta, Senin (10/2).
Ia mengatakan, realokasi dari efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah, tidak dapat begitu saja di berikan untuk menutup kekurangan dana MBG.
Skema MBG dengan targeted approach, akan lebih menyasar kelompok yang benar-benar membutuhkan, seperti anak yang mengalami malnutrisi, ibu hamil, berasal dari keluarga yang memiliki penghasilan di bawah Rp 2 juta per bulan, dan berada di wilayah yang rentan mengalami malnutrisi.
Baca juga:
Sidak Lagi, Prabowo Cek Makan Bergizi Gratis di SDN 1 dan 2 Bogor
Skema berorientasi target penerima juga membutuhkan anggaran sebesar Rp 117,93 triliun per tahun, jauh lebih hemat dibandingkan skema pemerintah yang diperkirakan mencapai Rp 400 triliun.
Studi Celios menunjukkan, dengan skema targeted approach, pemerintah memperoleh tambahan efisiensi anggaran Rp 6,93 triliun untuk MBG. Dengan skema yang kami usulkan ini, ada sekitar Rp 259 triliun yang bisa diinvestasikan untuk bantuan lain yang lebih berpihak kepada masyarakat rentan.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
MBG Bakal Menyasar 400 Ribu Lansia dan 38 Ribu Disabilitas
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Menteri PPN/Bappenas Sebut Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja
118 Orang Siswa SMA 2 Kudus Dilarikan ke 7 Rumah Sakit Diduga Keracunan MBG
KPAI Usul Penyaluran Program MBG Ramah Anak tidak Libatkan Aparat Keamanan
Politikus Daerah Kritik Ketimpangan Gaji dan Pengangkatan Pegawai Dapur MBG dan Guru Honorer
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut