Hasto: Parpol Harus Terus Gembleng Kader Agar Miliki Nilai Juang

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 21 Maret 2022
Hasto: Parpol Harus Terus Gembleng Kader Agar Miliki Nilai Juang

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: PDIP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Pendidikan Kader Nasional Angkatan II Tahun 2022 yang dipusatkan di Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (21/3).

Dalam pengarahannya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partai politik harus terus menggembleng kadernya melalui proses yang sistemik, akademis, namun mengakar.

Baca Juga

Megawati Minta Kader PDIP Turun Gunung Atasi Persoalan Rakyat

Dalam setiap pelatihan kader, kata Hasto ilmu lapangan juga sangat penting. Ilmu lapangan inilah yang harus dipahami oleh kader partai.

Hasto mengatakan tak ada negara maju tanpa standar pendidikan tinggi. Begitupun dengan parpol. Menurutnya, parpol yang tak pernah menggembleng kadernya akan kehilangan energi juang dan orientasi masa depan.

“Itu pula yang dilakukan PDI Perjuangan dengan kaderisasi ini. Kita juga harus melakukan hal yang sama dengan negara maju. Menggembleng kader agar selalu punya energi juang dan orientasi ke depan,” kata Hasto.

“Di pelatihan ini, PDI Perjuangan hendak memajukan kepemimpinan kader partai melalui proses yang sistemik dan akademis,” tegas Hasto.

Baca Juga

PDIP Lantik Pengurus Banteng Muda Indonesia

Lebih jauh, PDIP mendidik kadernya sehingga memiliki satu kesatuan tekad yang bulat; satu spirit kader yang menjadi energi perjuangan yang terus menyala-nyala.

“Menggelorakan spirit perjuangan inilah yang menjadi inti sari kaderisasi. Jadi ketika ada survei politik yang menempatkan elektoral PDI Perjuangan selalu tertinggi, kader tidak akan ternina-bobokkan. Elan perjuangan akan terus menyala dan kader jangan masuk ke zona nyaman,” urai Hasto.

Di tempat yang sama, Ketua DPP PDIP bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun, menambahkan pelatihan ini juga menggembleng kedisiplinan kader partai. Dia mengingatkan pesan Bung Karno soal partai pelopor. Bahwa kader partai pelopor harus punya disiplin teori, tindakan, dan organisasi.

“Anda bisa bermimpi sampai ke langit tapi tanpa ada kedisiplinan, maka tak ada gunanya. Sebagai kader partai ideologis, kita harus mengingat pesan Bung Karno,” kata Komaruddin Watubun.

Di acara itu, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri hadir secara virtual. Hasto Kristiyanto berada di lokasi pelatihan bersama peserta dengan protokol kesehatan ketat.

Sejumlah Pengurus Pusat PDIP juga hadir yakni Djarot Saiful Hidayat, Ribka Tjiptaning, Hamka Haq, Eriko Sotarduga, Sri Rahayu, Mindo Sianipar, Rudianto Tjen. Dan hadir jajaran Badiklat PDIP yang dipimpin ketuanya, Daryatmo Mardiyanto. (Pon)

Baca Juga

PDIP Gelar Pelatihan Kader, Targetkan Menang Pemilu 3 Kali

#PDIP #DPP PDIP #Hasto Kristiyanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan