Hari Santri di Cirebon Diwarnai dengan Pembagian Masker ke Pesantren dan Warga

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 23 Oktober 2020
Hari Santri di Cirebon Diwarnai dengan Pembagian Masker ke Pesantren dan Warga

Pembagian masker pada peringatan Hari Santri Nasional di Cirebon. Foto: MP/Mauritz

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 150 ribu masker akan didistribusikan kesejumlah pesantren dan masyarakat umum di Kabupaten Cirebon. Masker tersebut merupakan bantuan dari Aice yang bekerjasama dengan Gerakan Pemuda Ansor.

Pembagian masker di Kabupaten Cirebon ini, merupakan lokasi pertama dari 20 kota kabupaten yang akan dilaksanakan kegiatan serupa.

Bupati Cirebon Imron mengucapkan terima kasih kepada Aice dan juga GP Ansor, atas bantuan masker yang akan dibagikan kepada pesantren dan waraga Kabupaten Cirebon ini. Karena menurut Imron, masker merupakan hal penting dalam pencegahan penyebaran virus COVID-19.

Baca Juga

Kementerian dan BUMN Segera Diwajibkan Beli Produk UMKM

“Karena dalam gerakam 3 M, salah satunya adalah menggunakan masker,” kata Imron.

Imron mengungkapkan, karakter masyarakat dalam menggunakan masker memang berbeda-beda. Ada yang memilki masker namun tidak memiliki kesadaran untuk menggunakannya, ada yang mau menggunakan masker tapi tidak memiliki masker, bahkan ada yang tidak faham sama sekali manfaat dari menggunakan masker.

Oleh karena itu, ia sangat mendukung dan mengapresiasi sekali, adanya bantuan 150 ribu makser untuk masyarakat dan santri Kabupaten Cirebon ini. Karena menurut Imron, walaupun saat ini beberapa aktivitas sudah mulai diperbolehkan, namun protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan.

“Sekarang kecamatan di zona hijau sudah mulai ada yang sekolah tatap muka. Tapi harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Imron.

Pembagian masker pada peringatan Hari Santri Nasional di Cirebon. Foto : Mauritz
Pembagian masker pada peringatan Hari Santri Nasional di Cirebon. Foto: MP/Mauritz

Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor sekaligus Kepala Densus 99 GP Ansor, Mohammad Nuruzzaman meyakini kampanye masker akan menginspirasi kalangan masyarakat akar rumput dalam menghindari penularan virus COVID-19. Menurutnya, kombinasi dari edukasi, dukungan masker dan keterlibatan berbagai pihak adalah kunci dari pencegahan penularan dan penguatan aspek psikologis masyarakat melawan virus berbahaya ini.

“Saat kegiatan masyarakat mulai meningkat, kedisiplinan menggunakan masker menjadi upaya terbaik menghindari virus covid. GP Ansor, kalangan santri, dan semua elemen masyarakat Cirebon menjadikan distribusi masker dari Aice ini, sebagai momen penyadaran kita semua,” kata Nuruzzaman.

Kegiatan distribusi masker medis berkualitas dan vitamin penguat imunitas melawan virus ini, Aice Group dan GP Ansor ditujukan ke lapisan masyarakat terbawah. Berbagai kalangan mulai dari petugas kebersihan, petugas pemakaman, pedagang informal, dan masyarakat akar rumput dijadikan target utama kegiatan ini. GP Ansor menjadikan tingginya aktivitas guyub kalangan masyarakat bawah dalam soal ekonomi, sosial dan budaya sebagai dasar pemikiran lahirnya kegiatan ini.

“Semangat Santri Sehat dan Indonesia Kuat, dibarengi jutaan masker yang dibagikan Aice Group, Insya Allah akan memperkuat rakyat. Kami berterimakasih atas gerakan yang diinisiasi Aice Group, KSP, Pemda dan berbagai elemen masyarakat. Semoga masker yang dibagikan di momen Hari Santri ini menjadi penyelamat kita semua. Amin,” harap Nuruzzaman.

Sementara itu, juru bicara Aice Group, Sylvana mengatakan, pihaknya menyediakan sebanyak 20 juta masker medis, yang dibagikan di 20 Kota Kabupaten di Indonesia. Untuk distribusi masker yang bekerjasama dengan GP Ansor menyediakan sebanyak 5 juta masker.

“Kerjasama dengan GP Ansor sebanyak 5 juta masker, 150 ribu makser diantaranya didistribusikan di Cirebon,” kata Sylvana.

Sylvana menyampaikan, bahwa misi kemanusiaan yang dibangunnya bersama dengan GP Ansor, KSP, Pemerintah Daerah dan banyak lembaga kemasyarakatan lain merupakan pendekatan pentahelix dalam melawan covid-19.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini berangkat dari semangat kolektivitas seluruh anak negeri. Mulai dari Pemerintah Pusat dan Daerah yang berbasis komunitas akan menitikberatkan kepada peran dari tokoh di masyarakat, akademisi, dan dukungan swasta yang dikombinasikan dengan komunikasi publik lewat media massa akan mengefektifkan penanganan COVID-19 di Indonesia.

Baca Juga

Jutaan Anak Indonesia Terlihat Tua dan Sangat Kurus

“Sejak awal pandemi di April lalu, kami merasakan betul bahwa kita perlu bekerjasama. Kami membangun fundamentalnya lewat kombinasi pendekatan psikologis dan logistik. APD bagi nakes COVID-19 dan sejuta es krim Aice dilengkapi dengan edukasi publik terus berlanjut dalam misi kemanusiaan 20 juta masker ini,” jelas wanita yang menjabat Brand Manager Aice Group ini. (Mauritz/Cirebon)

#Masker #Hari Santri Nasional #GP Ansor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Massa Kopiah Bersarung Siap 'Teror' Persib di Kandang Madura United
Peringati Hari Santri Nasional, Presiden Madura United ajak suporter bersarung dan kopiah saat jamu Persib Bandung di Pamekasan Kamis malam.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Massa Kopiah Bersarung Siap 'Teror' Persib di Kandang Madura United
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Berita Foto
Aksi Pemuda Ansor Geruduk Gedung KPK saat Pemeriksaan Mantan Menag Gus Yaqut
Puluhan anggota Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (NU) melakukan aksi damai mengawal pemeriksaan Gus Yaqut di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 12 Maret 2026
Aksi Pemuda Ansor Geruduk Gedung KPK saat Pemeriksaan Mantan Menag Gus Yaqut
Indonesia
Semangat Resolusi Jihad Kembali Dipompa Presiden Prabowo Melalui Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren
Prabowo menekankan pentingnya santri untuk siap beradaptasi dengan kemajuan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 25 Oktober 2025
Semangat Resolusi Jihad Kembali Dipompa Presiden Prabowo Melalui Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren
Bagikan