MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu di lima kota administrasi, sejumlah ruas jalan protokol, serta sejumlah ikon Ibu Kota pada Sabtu (19/9) malam.
Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia. Pemadaman berlangsung selama satu jam, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.
Monas hingga Bundaran HI Ikut Dipadamkan
Sejumlah landmark Jakarta yang akan dipadamkan antara lain Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, serta kawasan Balai Kota DKI Jakarta.
Pemadaman lampu tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk menggunakan listrik secara bijak.
Kegiatan serupa sebelumnya dilakukan Pemprov DKI pada 13 Juni 2026 dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup.
Baca juga:
Monas Ditutup Sementara Mulai 9 September 2026, Pembersihan Ditargetkan Rampung Oktober
Hemat 75,18 MWh dan Kurangi Emisi
Dalam kegiatan tersebut, pemadaman lampu menghasilkan penghematan listrik sebesar 75,18 MWh dengan nilai efisiensi biaya mencapai Rp 108.693.752.
Pemprov DKI juga mencatat estimasi pengurangan emisi sebesar 60,14 ton CO₂e.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan dapat dilakukan oleh setiap orang melalui langkah-langkah sederhana.
"Setiap orang dapat mengambil peran, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat usaha. Langkah sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten akan memberikan manfaat yang lebih besar," ucap Dudi kepada wartawan, Jumat (18/9).
Ia berharap masyarakat, pengelola gedung, dan pelaku usaha turut berpartisipasi dengan mematikan lampu maupun peralatan elektronik yang tidak diperlukan selama periode pemadaman.
Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta,
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi.
(Asp)