Headline

Hari ini, Menteri Susi Kunjungi Meulaboh

Eddy FloEddy Flo - Senin, 16 Oktober 2017
Hari ini, Menteri Susi Kunjungi Meulaboh

Menteri Susi Pudjiastuti. (MP/Yohanes Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Menteri Susi Pudjiastuti hari ini Senin (16/10) akan melakukan kunjungan kerja ke propinsi terbarat Indonesia. Rencananya Menteri Susi melakukan sejumlah kegiatan termasuk bertemu dengan civitas academica Universitas Teuku Umar Meulaboh, Aceh Barat.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK-UTU), Dr Edwarsyah, di Meulaboh, Minggu (15/10), menuturkan, di kampus tersebut mengadakan Simposium Nasional dan Ekspo Kalautan dan Perikanan 2017 yang berlangsung sejak 16-17 Oktober 2017.

"Menteri Susi besok (Senin) sudah sampai ke Aceh, agenda pertama sekali adalah mengisi kuliah umum. Hampir semua peneliti muda dan dari berbagai perguruan tinggi yang konsen di bidang kelautan dan perikanan, sudah hadir di UTU,"sebutnya.

Menteri Susi Pudjiastuti, dijadwalkan tiba pada hari Senin, (16/10) dengan pesawat udara, mendarat di Bandara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya, kemudian langsung ke UTU bersama rombongan untuk mengisi kuliah umum.

Beberapa agenda selain mengisi kuliah umum, Menteri juga menyaksikan acara simposium dan ekspo kelautan dan perikanan yang diikuti hampir semua perguruan tinggi ternama, di kampus UTU yang berada di Alu Penyareng, Kecamatan Meureubo itu.

Sebagaimana dilansir Antara, Menteri Susi Pudjiastuti, juga akan menandatangani kerjasama antara Badan Riset dan Sumber Daya Manusia kelautan dan Perikanan dengan lima perguruan tinggi, seperti Universitas Teuku Umar, Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikussaleh, Universitas Samudera dan Universitas Abulyatama.

"Penandatanganan kerjasama antara Menteri dengan lima rektor dari perguruan tinggi yang selama ini fokus pada bidang kelautan dan perikanan. Kegiatan ini dimaksudkan, dengan adanya MoU, nanti akan dilanjutkan kearah teknisnya,"jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, kemudian juga akan ada penandatanganan prasasti Leaming Center (LC) Ecosystem Approach of Fisheries Management (EAFM), sebagai komitmen bersama perguruan tinggi di Aceh dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Kata Erdwarsyah, dalam acara tersebut nantinya juga akan ada penyampaian komunike oleh panglima laot atau pemangku adat laut Aceh, tentang dukungan terhadap program Menteri KP Susi atas semua peraturan dan kebijakannya ke depan.

Acara simposium nasional dan ekspo tersebut bertema "Potensi dan Strategi Pengambangan Marine Industries Menuju Kemandirian Pangan Nasional", tema tersebut sesuai dengan core product UTU, yang kini ditetapkan sebagai pusat pembelajaran dan informasi pengelolaan perikanan bersama 33 universitas lain di Indonesia.(*)

#Menteri Susi #Kunjungan Kerja Menteri Susi #Aceh
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Pekerjaan ini melengkapi penanganan 24 titik sumur bor lain yang lebih dulu dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra I.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Indonesia
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Bulog memastikan, stok beras dan minyak goreng di Aceh aman menjelang Ramadan 2026. Hal itu dikatakan Direktur Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Indonesia
Layanan Rumah Sakit Daerah Aceh Tamiang Mulai Berjalan Normal
Kementerian Kesehatan memastikan sebanyak 964 relawan sudah dikerahkan di Aceh Tamiang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Layanan Rumah Sakit Daerah Aceh Tamiang Mulai Berjalan Normal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
Sebanyak lima kecamatan terendam banjir susulan tersebut, yakni Pante Bidari, Indra Makmu, Banda Alam, Julok, dan Rantau Selamat. Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat kembali lumpuh.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
Indonesia
Bangunan Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang Capai 58 Ribu, Kondisi Memprihatinkan
Data kerusakan ini, dapat diakses melalui laman https://spectra.brin.go.id
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Bangunan Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang Capai 58 Ribu, Kondisi Memprihatinkan
Indonesia
Bersihkan Lumpur Banjir di Sekolah, Aceh Taming Perlu Tambahan Alat Berat
Saat ini, hanya 15 persen sekolah terdampak yang benar-benar sudah bersih dari lumpur, baik ruangannya maupun halamannya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Bersihkan Lumpur Banjir di Sekolah, Aceh Taming Perlu Tambahan Alat Berat
Indonesia
Rehabilitasi Bencana di Aceh, Polri Baru Selesaikan Sumur Bor Air Bersih Setengah dari Target
Penyediaan air bersih menjadi prioritas utama Polri dalam fase pemulihan setelah bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Rehabilitasi Bencana di Aceh, Polri Baru Selesaikan Sumur Bor Air Bersih Setengah dari Target
Indonesia
Masih Pemulihan Bencana, UMP 2026 Aceh Pakai Skema Kenaikan Terendah Jadi Rp 3,9 Juta
Perwakilan pemerintah Aceh sepakat memakai nilai kenaikan UMP terendah dengan pertimbangan saat ini sedang dalam kondisi bencana yang berdampak luas di 18 kabupaten/kota
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Masih Pemulihan Bencana, UMP 2026 Aceh Pakai Skema Kenaikan Terendah Jadi Rp 3,9 Juta
Indonesia
Praja IPDN Gencarkan Bersih-Bersih di Kantor Pemerintah Aceh, Pelayanan Publik Segera Berjalan
Sebanyak 1.138 praja IPDN dikirim ke Aceh Tamiang untuk membersihkan kantor-kantor pemerintahan yang terdampak banjir.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Praja IPDN Gencarkan Bersih-Bersih di Kantor Pemerintah Aceh, Pelayanan Publik Segera Berjalan
Bagikan