Harbolnas 2020, Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Emas
Antusiasme belanja online meningkat di masa pandemi COVID-19. (Foto: Istimewa)
MASA karantina yang hampir menyentuh 10 bulan tentu membuat kita bosan di rumah. Tak bisa dimungkiri, salah satu dampaknya ialah gawai jadi kawan akrab setiap hari. Kelekatan dengan gawai itu jadi penyumbang kesuksesan penyelenggaraan hari belanja online nasional (harbolnas) 2020. Ajang promo belanja itu mencatatkan nilai transaksi di atas Rp11,6 triliun. Angka tersebut di atas target yang dipasang Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) sebagai penyelenggara.
Nilai transaksi itu tercatat dalam hasil survei yang dilakukan perusahaan riset ternama di Indonesia, Nielsen Indonesia. Survei digelar sepanjang penyelenggaraan pesta diskon tahunan 12.12 ini pada 11 dan 12 Desember 2020. Nielsen memantau penuh selama dua hari tersebut.
Ketua Umum idEA Bima Laga mengatakan optimismenya pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sektor digital, terutam industri e-commerce.
Baca juga:
“Menilik hasil survei, perekonomian Indonesia terbilang kuat dan punya potensi untuk bangkit lebih cepat,” ujar Bima dalam acara peluncuran hasil survei penyelenggaraan Harbolnas 2020, Rabu (23/12).
Dengan dorongan dari para pelaku industri digital, saya menyambut positif persebaran konsumen Harbolnas kali ini yang mengalami kenaikan. Hal ini menumbuhkan optimisme bahwa ekonomi digital kita bisa memberi sumbangsih besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia,” lanjutnya.
Dalam paparannya, Director of Nielsen Indonesia, Rusdy Sumantri, menyambut positif kenaikan nilai transaksi tahun ini.
“Di saat pandemi, konsumen masih memiliki daya beli yang cukup tinggi, Harbolnas 2020 mematahkan semua keraguan itu,” kata Rusdy.
“Ketika ada momen dengan tawaran ragam promo menarik di Harbolnas tahun ni, mereka pun lebih antusias dan tak lagi menahan diri untuk melakukan pembelian,” tambahnya.
Baca juga:
Tren belanja online melesat tinggi sejak pandemi COVID-19 merajalela di Indonesia. Tapi yang menarik adalah penemuan siapa profil konsumen tersebut.
Konsumen yang menjadi pasar terbesar ada di kalangan milenial, yakni 36 persen di usia 15 sampai 24 tahun, serta 34 persen pada kelompok 25 sampai 34 tahun. Kalangan yang terbilang “dewasa”, yakni pada rentang usia 35 sampai 44 tahun hanya berkisar 19 persen saja. Sisanya merupakan konsumen di kelompok usia 45 tahun ke atas.
Kenaikan transaksi juga terjadi dari luar Pulau Jawa, dari total kenaikan penjualan yakni 28 persen dibandingkan Harbolnas tahun lalu, kini menjadi 97 persen.
Lalu produk-produk yang mendominasi minat konsumen, pada dasarnya sudah bisa diprediksi. Bersaing tipis antara produk perawatan diri, makanan dan minuman, serta kebutuhan sehari-hari. Ketiga produk inilah yang mengalami kenaikan signifikan selama Harbolnas di masa pandemi.
Sebagian besar pembelian produk-produk tersebut menyasar buatan lokal, sumbangsih dari produk lokal mencapai Rp5,6 triliun.
Yang juga menarik diperhatikan adalah daya tarik utama pembelian terletak pada promo ongkos kirim yang gratis, yakni 78 persen. Setelah itu baru promo potongan harga. Sementara untuk penggunaan voucher dan cashback tidak terlalu diminati konsumen.
Indonesia juga layak berbangga karena melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang digaungkan sejak Mei 2020, mampu membangun nasionalisme nyata yang terlihat dalam acara yang juga mengangkat #BelanjaUntukNegeri ini. (and)
Baca juga:
Risiko yang Mengintai Pengusaha saat Harbolnas dan Cara Mensiasatinya
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Ramalan Zodiak Hari Ini 18 Januari 2026: Ada Masalah Keuangan dan Asmara?
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Ramalan Zodiak 13 Januari 2026: Siapa Paling Bermasalah soal Uang dan Cinta?
Ramalan Zodiak, 29 Desember 2025: Keuangan dan Asmara Diuji, Ini Kendala dan Tipsnya
Ramalan Zodiak 28 Desember 2025: Keuangan dan Asmara Sedang Diuji
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Tumbler Tahan Banting Pilihan Terbaik untuk Dukung Gaya Hidup Hijau Ramah Lingkungan
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Refleksi Akhir Tahun 2025: Apa Kata Zodiak tentang Karier, Cinta, dan Keuangan
Ramalan Zodiak 3 Desember 2025: Keuangan Naik Turun, Asmara Ada Kejutan!