Hantavirus Sudah Masuk Indonesia, Pemerintah Diminta Siaga Satu

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Sudah Masuk Indonesia, Pemerintah Diminta Siaga Satu

MV Hondius. (foto: Oceanwide Expedition)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang memicu perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjadi pengingat serius terhadap ancaman penyakit zoonosis global. Untuk itu, pemerintah dan masyarakat diharap bisa meningkatkan kewaspadaan mengingat virus ini memiliki tingkat fatalitas tinggi dan risiko penularan nyata di wilayah Indonesia.

Wabah hantavirus strain Andes di kapal pesiar MV Hondius menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya masuk kategori terduga infeksi (suspect).

WHO saat ini tengah melakukan pelacakan lintas negara karena strain Andes merupakan satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antarmanusia. Peristiwa ini harus menjadi alarm bagi Indonesia agar tidak menganggap remeh penyakit yang sering dianggap langka tersebut.

Baca juga:

Taipei Umumkan Satu Orang Meninggal Diduga Akibat Hantavirus

“Peristiwa di kapal MV Hondius harus menjadi alarm bagi seluruh negara, termasuk Indonesia. Kita tidak boleh menganggap hantavirus sebagai ancaman jauh atau penyakit langka yang tidak relevan bagi Indonesia,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, Senin (11/5).

Indonesia menghadapi faktor risiko besar akibat kepadatan penduduk dan populasi tikus yang tinggi di area permukiman.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat sedikitnya 23 kasus hantavirus jenis Seoul Virus dalam tiga tahun terakhir dengan manifestasi demam berdarah disertai sindrom ginjal (HFRS). Dari jumlah tersebut, tiga pasien dilaporkan meninggal dunia akibat komorbid dan kegagalan multi organ.

Penguatan Sistem Kesehatan dan Sanitasi

Penularan hantavirus umumnya terjadi melalui inhalasi partikel udara yang terkontaminasi urin, feses, atau air liur tikus. Edy menilai penyakit ini sering luput dari perhatian karena gejalanya menyerupai demam berdarah, tifus, hingga leptospirosis.

Guna mengantisipasi lonjakan kasus, legislatif mendorong penguatan sistem kewaspadaan dini melalui pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Baca juga:

23 Kasus Hantavirus di Indonesia Sejak 2024, DPR Dorong Metode One Health

“Ini menunjukkan bahwa hantavirus bukan sekadar ancaman teoritis. Virusnya sudah ada di Indonesia dan kasusnya nyata. Persoalannya, penyakit ini sering tidak terdeteksi karena gejalanya mirip demam berdarah,” tegas Politikus PDI Perjuangan tersebut.

Langkah strategis yang perlu segera diambil meliputi perluasan surveilans demam akut, peningkatan kapasitas laboratorium PCR di rumah sakit rujukan, serta pengendalian populasi tikus. Masyarakat juga diimbau menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan saat membersihkan area gudang atau lokasi yang banyak terdapat kotoran tikus untuk memutus rantai penularan.

#Virus #Hantavirus #Pandemi #DPR #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
RDP Ombudsman dan Komisi II DPR Bahas Temuan Lapas Mewah di Cibinong
Ketua Ombudsman Nuzran Joher mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 29 September 2026
RDP Ombudsman dan Komisi II DPR Bahas Temuan Lapas Mewah di Cibinong
Indonesia
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Transjakarta menyesuaikan rute perjalanan imbas demo DPR, Selasa (29/9). Berikut daftar rute yang dialihkan sementara.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Berita Foto
Kalapas Cibinong Nonaktif Wisnu Hadiri RDP dengan Komisi XIII DPR Bahas Temuan Lapas Mewah
Eks Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putanto mengikuti RDP dengan Komisi XIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 28 September 2026
Kalapas Cibinong Nonaktif Wisnu Hadiri RDP dengan Komisi XIII DPR Bahas Temuan Lapas Mewah
Indonesia
DIM RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Makin Bertambah, Belum Hasilkan Naskah Final
Pembahasan mencakup sejumlah isu ketenagakerjaan, antara lain hubungan kerja, pengupahan, pelindungan pekerja perempuan, dan pemagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
DIM RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Makin Bertambah, Belum Hasilkan Naskah Final
Indonesia
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
DPR menyoroti fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang disebut digunakan warga binaan. Ombudsman dan Ditjenpas akan dipanggil untuk klarifikasi.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
Indonesia
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Kasus temuan hunian mewah di Lapas Cibinong menuai sorotan. DPR meminta adanya audit anggaran hingga aset di lapas tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Indonesia
Apindo Minta Masukan Perluasan Kesempatan Kerja di RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
Agar RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disempurnakan nomenklatur menjadi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dan Perluasan Kesempatan Kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
 Apindo Minta Masukan Perluasan Kesempatan Kerja di RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
RUU Perampasan Aset kini sedang dikebut. Komisi III DPR menargetkan RUU tersebut disahkan 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
Indonesia
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Reforma agraria tidak boleh dimaknai sebatas legalisasi aset atau penerbitan sertifikat tanah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Indonesia
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Pencapaian medali yang telah diraih sejauh ini merupakan hasil dari kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung persiapan kontingen Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Bagikan