Halstage Lanjutkan Perjalanan Barunya Melalui EP 'The Folk: Side B'

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 23 Februari 2025
Halstage Lanjutkan Perjalanan Barunya Melalui EP 'The Folk: Side B'

Hal lepas EP terbaru. (Foto: Dok/Hal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perjalanan musisi Hal yang kini berganti nama menjadi Halstage di akun Instagram-nya akhirnya sampai di perilisan album mini baru The Folk: Side B, yang merupakan kelanjutan dari The Folk: Side A.

Album mini ketiga di sepanjang kariernya ini menghadirkan 3 nomor yaitu “Di Sore Hari yang Lucu” sebagai trek fokusnya, “Kamu”, dan “Bagaimana Bisa Seseorang”.

Menelusuri proses berkarya Hal, ternyata tak memiliki alasan khusus mengapa sejak awal selalu memasukkan hanya 3 lagu di setiap album mininya. Sang musisi merasa langkah yang diambil selama ini adalah tahap pembelajaran.

“Aku benar-benar mengulik bagaimana caranya rekaman, mixing, dan mastering yang bagus. Keluarnya Perspektif kemudian The Folk: Side A, dan sekarang The Folk: Side B. Ini prosesku untuk bikin karya yang bagus. Setiap rilis 3 lagu pun gak ada konsepnya, namun berdasarkan merasa 3 lagu itu materi yang cukup,” jelas Hal.

Baca juga:

Rattles Kembali Lewat Single 'Eyes on Me', Ekspresikan Keinginan yang Begitu Kuat

View this post on Instagram

A post shared by halstage. (@halstage)

Melalui perilisan Side B, musisi kelahiran Bandung ini ingin mempersembahkan sesuatu yang lebih personal dan reflektif dengan masih mengadopsi puisi kiriman pendengar sebagai inspirasi utama pembuatan lagunya.

Lewat aransemen musik olahan sendiri, yang terdengar sederhana namun mengena, Hal punya penjelasan mengenai satu per satu arti lagunya.

Lagu “Di Sore Hari yang Lucu” yang dipilih sebagai trek fokus berbicara tentang kesederhanaan untuk merepresentasikan esensi dari The Folk: Side B yaitu kehangatan dan kesederhanaan.

Baca juga:

DNA Gandeng Syeqy di Single 'LOVE YA' Kembali Mainkan Genre Indo Bounce

Sementara lagu “Kamu”, Hal mengatakan bahwa pencipta puisinya ingin menyampaikan perasaan ke orang yang dicintai tanpa kata cinta, melainkan kata-kata lain yang lebih bisa menggambarkan perasaan tersebut.

Terakhir, “Bagaimana Bisa Seseorang” berisi cerita pasangan yang saling mencintai, namun tidak bisa bersama. (far)

#Single Baru #Musik #Penyanyi #Musisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
Jasmine Yen membuka era baru lewat single dark pop 'SWEAT' yang mengeksplorasi hasrat, obsesi, dan sensasi kehilangan kendali.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 8 menit lalu
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
ShowBiz
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
Dinda Kirana dan Theo Supple menjadi pasangan suami istri dalam video klip 'Timpang' Ade Govinda yang mengangkat kisah kehilangan, trauma, dan penyesalan.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 27 menit lalu
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
ShowBiz
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
Aziz Hedra merilis single 'Backseat' yang mengangkat cerita personal tentang pendewasaan, kehidupan sebagai perantau, dan mimpi masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
ShowBiz
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley kembali viral. Lagu ini mengusung pesan tentang komitmen, kesetiaan, dan janji untuk tetap bertahan dalam sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
ShowBiz
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
Barasuara merilis 'Api & Mimpi' pada 1 Oktober 2026 sebagai OST film GJLS: Berapi-Api. Lagu ini membawa pesan perjuangan dan keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
ShowBiz
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
Meiska menghadirkan versi baru 'Aku Cuma Punya Hati' yang dipopulerkan Mytha Lestari. Proyek remake ini berawal dari permintaan penonton.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
ShowBiz
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
Menguak makna lagu Joan of Arc di Dalam Cermin dalam setlist Pajama Drive JKT48. Kisahkan kebangkitan dari keterpurukan lewat koreografi bendera ikonik!
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
ShowBiz
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
NODA Entertainment memperluas kolaborasi dengan musisi dan talenta independen Indonesia melalui berbagai proyek, termasuk Room Service.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 04 Oktober 2026
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
ShowBiz
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
TENHOLES merilis album terbaru SATYA yang berisi delapan lagu tentang keluarga, janji, kehilangan, kehidupan kelas pekerja, perlawanan, dan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
ShowBiz
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
Devano Danendra merilis 'Ingat'. Mengisahkan seseorang yang masih berusaha berdamai dengan luka masa lalu dan kesulitan kembali membuka hati.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
Bagikan