Hafiz dan Hafizah, Animasi Lokal yang Digemari Anak

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 10 Desember 2021
Hafiz dan Hafizah, Animasi Lokal yang Digemari Anak

Hafiz dan G

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA Malaysia punya Upin & Ipin, maka Indonesia ada Hafiz dan Hafizah. Animasi buatan anak bangsa ini mulai digemari oleh anak-anak. Di tengah gempuran konten-konten negatif, animasi dari studio Al-Qolam Pictures ini bisa menjadi tontonan alternatif, yang bukan hanya menghibur namun juga mendidik.

Seperti rilis yang diterima Merahputih.com, Jumat (12/10) Almarhum Syeikh Ali Jaber sempat memberikan pesan kepada penonton Hafiz & Hafizah sebelum meninggal dunia. Ia muncul di salah satu video yang diunggah pada kanal YouTube Hafiz & Hafizah.

Baca juga:

Apresiasi Sandiaga Uno untuk Film Animasi Anak Negeri

“Serial ini bisa menanamkan kemuliaan akhlak, mempelajari syariah Islam, dan bagaimana bisa menjadikan anak kita saleh salehah. Ini kesempatan yang luar biasa. Para orang tua mohon jangan dilewatkan Hafiz & Hafizah. Insya Allah membawa kebaikan,” tuturnya meminta orangtua agar memberikan tontonan ini pada anak-anak.

Orangtua juga tak perlu khawatir jika si buah hati menonton Hafiz dan Hafizah. Karena di dalam serial ini ada banyak pelajaran positif yang bisa diambil. Misalnya tentang persahabatan, kejujuran, budi pekerti, kerjasama dan lain sebagainya.

Hafiz dan Hafizah menjadi animasi yang cukup populer. (Foto: HH Studio)
Caption

"Alhamdulillah, dengan adanya Hafiz & Hafizah selama dua tahun terakhir ini banyak sekali testimoni yang mengatakan bahwa para orangtua merasa terbantu untuk menjelaskan Islam kepada anak-anaknya melalui animasi kami. Selain Itu anak-anak mereka kini memiliki role model baru untuk membersamai pertumbuhan mereka yang bukan hanya menghibur namun juga mendidik akhlaq dan akidah mereka," ucap Khamis, Direktur Al-Qolam Pictures.

“Tentunya kita sangat berharap dukungan dari semua lapisan masyarakat seperti para guru, orangtua hingga para ustadz untuk selalu mendukung kita agar bisa terus melebarkan sayap di pasar global,” tutur nya lagi.

Tak heran jika subscriber channel Youtube Hafiz & Hafizah terus meningkat. Hingga saat ini sudah ada 100 ribu lebih subscriber dan akan terus naik. Dengan dukungan penuh dan kepopuleran Hafiz dan Hafizah tampaknya target 1 juta subscriber diyakini bisa tercapai dalam waktu dekat.

Baca juga:

Jenjang Karier yang Menjanjikan, Yuk Belajar Animasi!

Menariknya, Hafiz dan Hafizah diklaim menjadi satu-satunya animasi lokal yang sudah mendunia? Selain tayang di Indonesia, animasi Hafiz & Hafizah akan tayang di 17 negara! Animasi ini bisa ditemukan di Amerika, Malaysia, Kanada, UEA, Kuwait, Bahrain, Qatar, Oman, Saudi Arabia, Irak dan masih banyak lagi.

Bicara soal kualitas, Hafiz dan Hafizah juga telah meraih berbagai penghargaan internasional seperti pemenang award Kategori Skenario Terbaik di IWFF (Indian World Film Festival), pemenang award Kategori Animasi Terbaik di ICFF (Indian Cine Film Festival) dan Terpilih sebagai official Selection animation di ITFF (International Tour Film Festival) yang akan diikut sertakan dalam world tour dimulai dari Lebanon.

Bukan hanya animasi, Hafiz dan Hafizah hadir dalam berbagai bentuk merchandise seperti Smart Hafiz, Smart Pen Hafiz, Hafiz Doll, Super Hafiz, dan lain-lain. Produk-produk tersebut dapat dibeli di berbagai platform online atau marketplace dan seluruh toko modern retail.

Rencana ambisius sudah disiapkan oleh Hafiz dan Hafizah supaya bisa lebih dikenal luas dan berdampak baik ke masyarakat Indonesia. "Ke depannya, kami ingin berkolaborasi dengan berbagai brand lokal dan membuat produk eksklusif, makin merambah dunia internasional serta offline event roadshow di mall-mall pusat kota," ucap Chairunnisa, Asisten Produksi Al-Qolam Pictures.

Bagi yang belum tahu, Hafiz dan Hafizah merupakan saudara kembar berusia 9 tahun. Mereka adalah penghafal Al Quran yang dididik oleh ayahnya yang juga seorang ustadz. Meski tak memiliki ibu, sang ayah berhasil menumbuhkan rasa cinta dalam menghafal Al-Quran untuk kedua anaknya. Hafiz dan Hafizah juga ditemani para sahabatnya Ina, Nico, Kubil serta Humaira. Serial ini berfokus untuk menampilkan keindahan Islam. (Yni)

Baca juga:

Legenda Bulan akan Diangkat Menjadi Animasi Netflix

#Film Animasi #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
Pal 8 Pictures merilis poster terbaru 'Laut Bercerita' yang menampilkan Reza Rahadian sebagai Laut. Film ini tayang di bioskop pada 29 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
Fun
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Bagikan