Hadapi Thailand, Sektor Ganda Putra Diyakini Mampu Curi Dua Angka

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 16 Februari 2016
Hadapi Thailand, Sektor Ganda Putra Diyakini Mampu Curi Dua Angka

Rian Agung Saputro/Ricky Karanda Suwardi berlatih menghadapi babak kualifikasi Piala Thomas 2016 di Hyderabad, India 15-21 Februari 2016. (Foto badmintonindonesia.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Raket - Tim Kualifikasi Piala Thomas Indonesia akan berhadapan dengan Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand dalam pertandingan grup C babak Kualifikasi Piala Thomas yang akan berlangsung di Gachibowli stadium, Hyderabad, Selasa (16/2) pukul 16.30 waktu setempat. Setelah menang mudah atas Maladewa di laga awal, Tim Merah Putih akan menghadapi ujian saat bertemu dengan Thailand. 

Pertemuan dengan Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand tentu saja berbeda dengan pertemuan dengan Tim Kualifikasi Piala Thomas Maladewa, Senin (15/2). Secara kualitas para pemain Thailand ini memiliki kemampuan yang lebih baik.

“Untuk pertandingan melawan Thailand besok (hari ini), para pemain Indonesia harus sudah siap dari sejak game pertama dimulai. Saya melihat kita bisa mengambil dua point dari sektor ganda putra dan satu point dari sektor tunggal putra,” kata Manager Tim Piala Thomas Uber Indonesia, Rexy Mainaky.  

Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya seperti Boonsak Ponsana, Tanongsak Saensomboonsok, Bodin Issara, Nipitphon Puangpuapech.

“Untuk sektor ganda putra saya punya keyakinan para pemain ganda kita bisa mengambil dua angka, sedangkan untuk sektor tunggal putra saya berharap bisa mencuri satu angka dari tiga tunggal yang akan dipertandingkan besok,” papar Rexy Mainaky. 

Pada laga perdana yang berlangsung hari ini, Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand kalah dengan Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand dengan skor 1-4. Satu-satunya kemenangan Thailand diraih oleh pasangan ganda kedua, Puavaranukroh Dechapol/Keddren Kittinupong yang berhadapan dengan pasangan Taiwan, Hung Ling Chen/Chi Lin Wang. 

Sementara itu Chief De Mission Tim Piala Thomas Uber Indonesia, Achmad Budiharto menyatakan bahwa untuk pertandingan besok, Tim Kualifikasi Piala Thomas  akan menurunkan skuad terbaik, yang dianggap paling sesuai untuk mengatasi Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand.  

“Semoga anak-anak bisa tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya besok dan bisa mengalahkan Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand,” kata Achmad Budiharto. 

BACA JUGA:

  1. Tim Thomas Indonesia Sapu Bersih Laga Awal
  2. Harapan Hendra/Ahsan di Kualifikasi Piala Thomas 2016
  3. Hendra/Ahsan Juarai Thailand Master 2016
  4. Pelatih Minta Jam Terbang Dinar Ditambah
  5. Hendra/Ahsan Kembali Bersua Pasangan Korea di Final

 

#Indonesia #Piala Thomas
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Olahraga
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Gol Hubner, Romeny, dan Ragnar mengulang sejarah King’s Cup 1988, mengakhiri kutukan 38 tahun tanpa kemenangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Olahraga
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Timnas Indonesia sukses mencetak 2 gol ke gawang Oman di babak pertama pada laga persahabatan FIFA Matchday, Jumat (5/6) malam. Gol diciptakan Justin Hubner dan Oley Romeny.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Olahraga
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Harapan Indonesia meraih gelar di ajang Singapore Open 2026 pupus setelah pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di babak final.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Indonesia
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Indonesia menjadi wakil ketua bersama Pantai Gading, Brazil, Pakistan, Afrika Selatan, dan Uzbekistan. Sementara posisi ketua dipegang China melalui Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan Zhang Lu.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Aliansi Mitra Global Pengentasan Kemiskinan
Travel
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
BRIN bersama mitra peneliti mendokumentasikan 10 spesies anggrek baru di Indonesia, dari Sumatra hingga Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
Olahraga
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Timnas esports Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu di SEA ENC 2026. Merah Putih resmi jadi juara umum, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Indonesia
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Baik di sektor putra maupun putri, Indonesia mempunyai potensi atlet muda yang sangat melimpah dan bisa menjadi regenerasi ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Indonesia
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Modantara menilai isu kesejahteraan mitra tidak bisa disederhanakan hanya pada angka potongan komisi.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Indonesia
Prabowo Persilakan Orang-Orang Pintar Skeptis Kabur Saja ke Luar Negeri
"Kabur aja. Kau kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Hei orang-orang pintar bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang,” kata Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Prabowo Persilakan Orang-Orang Pintar Skeptis Kabur Saja ke Luar Negeri
Bagikan