Hadapi Tarif Impor Amerika Serikat, Indonesia Harus Punya Daya Tawar dan Tak Sekedar Tiru Negara Lain

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 09 April 2025
Hadapi Tarif Impor Amerika Serikat, Indonesia Harus Punya Daya Tawar dan Tak Sekedar Tiru Negara Lain

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia tengah merancang proposal negosiasi sebagai respons atas kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) mengenai pengenaan tarif sebesar 32 persen bagi produk Indonesia.

Ekonom Achmad Nur Hidayat berpendapat, proposal tersebut haruslah dirancang secara cerdas dengan memuat kerangka negosiasi ‘give and take’.

Respons Indonesia haruslah terkalkulasi, tidak sekadar reaktif meniru langkah negara lain.

“Fokus utama harus tetap pada bagaimana mengonversi keunggulan unik menjadi daya tawar konkret dalam sebuah kerangka negosiasi ‘beri dan ambil’ (give and take) yang dirancang secara cerdas dan spesifik,” ujar Achmad dalam keterangannya, dikutip Rabu (9/4).

Achmad mengatakan, keputusan Trump menetapkan tarif yang tinggi haruslah menjadi pemantik bagi Indonesia untuk segera merumuskan strategi tandingan yang cerdas, proaktif, dan menegaskan posisi tawar fundamental.

Sebab, di balik angka tarif 32 persen yang memberatkan itu, Indonesia masih menggenggam aset-aset strategis.

“Mulai dari kekayaan mineral kritis yang vital bagi industri AS, pasar domestik yang besar, hingga signifikansi geopolitik di Indo-Pasifik,” ujarnya.

Baca juga:

Tanggapi Kebijakan Tarif Trump, Korea Selatan Perpanjang Dukungan Likuiditas

Menurutnya, jika potensi-potensi itu dikelola dan dinegosiasikan dengan tepat, tetap membuka peluang untuk memitigasi dampak terburuk dan mencari celah kesepakatan baru yang lebih adil, hingga pada akhirnya pun saling menguntungkan.

Untuk menciptakan ‘win-win solution’, Achmad menerangkan perlunya Indonesia untuk memahami filosofi di balik potensi kebijakan tarif Trump.

Achmad yang juga pengajar dari UPN Veteran Jakarta ini menyebut, pendekatan ‘American First’ cenderung melihat perdagangan internasional sebagai arena zero-sum-game yang mana keuntungan satu pihak dianggap kerugian bagi pihak lain.

Fokusnya adalah pada neraca perdagangan, penciptaan lapangan kerja di dalam negeri, dan pengamanan rantai pasok untuk industri strategis.

Baca juga:

Perang Dagang Amerika-China Makin Panas, Tarif Yang Dikenakan Trump 104 Persen

Adapun kebijakan tarif adalah alat untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, dengan memaksa mitra dagang memberikan konsesi atau menghadapi hambatan masuk ke pasar AS.

“Meskipun pendekatan ini tampak konfrontatif, ia juga membuka celah bagi negara seperti Indonesia,” ungkapnya.

Pemerintahan Trump, secara historis, menunjukkan preferensi pada kesepakatan bilateral yang bersifat transaksional dan memberikan keuntungan nyata bagi AS.

Hal itu berarti, jika Indonesia mampu menunjukkan bahwa kerja sama ekonomi dengannya memberikan nilai strategis signifikan bagi AS –melampaui sekadar angka defisit perdagangan–, ruang negosiasi untuk menghindari atau memitigasi dampak tarif akan terbuka lebar.

“Tantangannya adalah mengubah persepsi dari sekadar 'pengekspor barang murah' menjadi 'mitra strategis yang krusial',” tuturnya.

Achmad menegaskan, dengan strategi yang tepat, ancaman tarif justru bisa menjadi momentum bagi Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang setara dan tak terhindarkan bagi AS, membuka jalan bagi hubungan ekonomi yang lebih kuat, dan saling menguntungkan di masa depan.

“Indonesia memiliki kartu yang bagus, kini saatnya memainkannya dengan cerdas,” tutupnya. (Knu)

#Impor #Tarif Resiprokal #Amerika Serikat #Donald Trump #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cadangan Devisa Indonesia Cuma Naik Tipis, Cukup Buat 5,5 Bulan Impor
Pada RDG Bulanan 18 Juni 2026, BI juga melanjutkan pengetatan kebijakan moneter dengan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Cadangan Devisa Indonesia Cuma Naik Tipis, Cukup Buat  5,5 Bulan Impor
Olahraga
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Belgia menang telak 4-1 atas tuan rumah AS di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Charles De Ketelaere cetak dua gol, Lukaku tutup pesta. Belgia akan menghadapi Spanyol di perempat final.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Spanyol Tantangan Selanjutnya Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Olahraga
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Memasuki paruh kedua, masuknya Giovanni Reyna sempat menghidupkan kreativitas serangan anak asuh berjuluk The Stars & Stripes
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Amerika Serikat Jadi Pecundang di Rumah Sendiri, Belgia Mengamuk Cetak Empat Gol Menuju Perempat Final
Indonesia
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Di New York, tercatat lebih dari 378 orang telah mendatangi instalasi gawat darurat (IGD) karena keluhan penyakit terkait gelombang panas
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Olahraga
Amerika Serikat vs Belgia: Head to Head, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Absennya Folarin Balogun menjadi pukulan telak mengingat kontribusi masif sepanjang turnamen berlangsung
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Amerika Serikat vs Belgia: Head to Head, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Babak 16 Besar 5-8 Juli: Semua Laga dan Link Streaming Resmi Gratis
Jadwal lengkap Piala Dunia 2026 babak 16 besar 5, 6, 7, 8 Juli 2026, lengkap jam tayang, duel Brasil, Inggris, Spanyol, Argentina dan link streaming resmi.
ImanK - Sabtu, 04 Juli 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Babak 16 Besar 5-8 Juli: Semua Laga dan Link Streaming Resmi Gratis
Dunia
Trump Klaim Iran Setujui Kepakatan Damai, Tidak Ngotot Ganti Rezim
Washington tidak mendorong perubahan pemerintahan di Iran karena tujuan utama mereka adalah mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Trump Klaim Iran Setujui Kepakatan Damai, Tidak Ngotot Ganti Rezim
Indonesia
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Purbaya mengimbau masyarakat menghindari kekhawatiran berlebih
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Olahraga
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026, Simak Jadwal dan Prediksinya
Link live streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026. Simak jadwal, prediksi, dan siaran resmi TVRI, Folaplay, dan MaxStream TV.
ImanK - Rabu, 01 Juli 2026
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026, Simak Jadwal dan Prediksinya
Dunia
Gelombang Panas Menyapu AS Akhir Pekan ini, Jadwal Piala Dunia Berpotensi Terpengaruh
Serikat pemain sepak bola dunia, FIFPRO, menyebut ambang batas itu sudah tidak lagi aman untuk pertandingan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Gelombang Panas Menyapu AS Akhir Pekan ini, Jadwal Piala Dunia Berpotensi Terpengaruh
Bagikan