Guru Jangan Sampai Lengah Tipu Daya Siswa Saat Belajar Daring

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Selasa, 06 Juli 2021
Guru Jangan Sampai Lengah Tipu Daya Siswa Saat Belajar Daring

Pembelajaran daring telah dilakukan selama satu tahun belakangan. (Unsplash_Sigmund)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SOSOK lelaki dengan kemeja membalut tubuh kurusnya ini terlihat sedang fokus menatap layar laptop miliknya. Sesekali dirinya terlihat menyipitkan mata untuk memperjelas penglihatan memang sudah sedikit kabur, mengamati satu per satu muridnya di layar.

Sementara, kedua tangannya terlihat sibuk bermain di atas keyboard mengabsensi. Persis di sebelah tangan kirinya terlihat tumpukan kertas berisikan materi belajar jarak jauh.

Baca juga:

Bolos Sekolah Belum Tentu Anak Salah

Selama tiga puluh tahun mengajar, Aegidius Suparanto, atau akrab disapa Dius, guru bahasa inggris di salah satu sekolah swasta di daerah Tangerang Selatan, baru setahun belakangan harus menekuni kebiasaan berbeda setiap pagi dengan memandang layar laptop melakukan pembelajaran jarak jauh imbas pandemi COVID-19.

Pandemi membuat dirinya beserta rekan guru lain harus menahan rindu untuk melihat wajah setiap murid secara langsung. Di sekolah saat ia harus mengurus administrasi, disempatkannya melihat kelas dengan puluhan kursi tertata rapi berada di atas meja berdebu. Tak ada lagi suara riang para murid.

belajar daring
Sosok Aegidius Suparanto, seorang guru bahasa inggris di salah satu sekolah swasta. (Foto: MP/Felisitas Citra)

"Belajar selama pandemi di rumah sebenarnya menghambat proses sosialisasi para siswa baru apalagi sama sekali belum pernah bertemu dengan teman sekelas dan guru secara langsung," kata Dius kepada Merahputih.com.

Kini, setiap hari di rumah, Dius harus berjuang untuk terus menyesuaikan diri di tengah perubahan pembelajaran serbadigital. Hal ini diperlukan agar dapat menyeimbangakan diri dengan kemampuan akan teknologi dari muridnya tentunya lebih canggih.

Jarum jam menunjukkan pukul delapan pagi. Saat sedang mengamati layar, ia melihat satu murid pergerakannya mencurigakan, berulang dan tidak berubah. Dius memantau secara cermat terus-menerus. Begitu dipanggil, anak tersebut tak menyaut, dan gambar masih berulang. Ia lantas melakukan panggilan telepon langsung kepada anak tersebut.

Baca Juga:

Pekerjaan Rumah Kerap Menjadi 'Pekerjaan Sekolah' Saat Ngilmu di Negeri Aing

Setelah diketahui, ternyata anak tersebut menampilkan video sebelumnya telah direkam sehingga terlihat seakan sedang memperhatikan materi saat pembelajaran jarak jauh berlangsung.

Siswa tersebut beralasan tidak dapat menyalakan kamera karena masalah koneksi, terlambat karena kesiangan, hingga tugas terlambat dikumpulkan sebab tidak memiliki jaringan baik.

Dius mengerti masalah utama dalam pembelajaran daring adalah masalah koneksi. Namun ia tetap harus bersikap preventif agar kecurangan tidak boleh terjadi, apalagi dilakukan dengan sengaja menggunakan metode-metode terbaru.

belajar daring
Keadaan sekolah terlihat sepi (Foto: MP/Felisitas Citra)

Terlebih saat memasuki masa ujian, Dius harus meningkatkan kewaspadaannya. Setiap anak diminta untuk menyalakan kamera saat sedang mengerjakan soal-soal ujian untuk mencegah adanya kecurangan. Namun tetap saja ada siswa tidak jujur, sebab jawabannya hampir semua berasal dari internet. Alias plagiarisme.

Kejadian seperti itu rasanya memang baru dirasakannya saat harus mengajar secara daring. Dirinya paham betul, perilaku tersebut disebabkan karena para murid telah merasa terlalu nyaman di rumah dan menganggap materi diajarkan membosankan. Hal tersebut merupakan salah satu tantangan terbesarnya.

Keterampilannya diuji. Materi disampaikan perlu dipersiapkan dengan menarik dan interaktif. Walaupun sulit, Dius merasa inilah tugasnya, mempercerdaskan anak bangsa.

Biasanya dalam menyampaikan materi, Dius lebih suka menggunakan film maupun video pendek agar lebih interaktif. Sebab menurutnya, materi dapat lebih tersampaikan dengan efektif jika disampaikan dengan bantuan film maupun video, jika dibandingkan dengan tulisan. Hal tersebut menyadarkannya jika anak zaman kini telah berubah.

sekolah daring
Guru harus selalu waspada kenakalan anak murid saat belajar daring. (Unsplash-Thomas Park)

Tak hanya cara pengajarannya saja telah berubah, Dius juga harus mengubah cara memberikan nilai. Kini Dius menambahkan aspek keaktifan serta kedisiplinan para siswa sebagai salah satu penilaiannya.

Dalam pelaksanaan sekolah daring, seluruh siswa dijadwalkan mengikuti pembelajaran selama tiga jam saja dan dimulai pada pukul delapan pagi. Tiga jam setelahnya dipergunakan untuk mengerjakan tugas diberikan. Tugasnya beragam, tetapi Dius lebih senang memberikan tugas berbasis praktek sehingga menguji kreativitas para muridnya.

Terkait pengisian absensi, sekolah tempat Dius bekerja menerapkan sistem formulir online. Formulir tersebut nantinya akan diisi langsung setiap wali kelas atas dasar laporan dari guru penanggung jawab di dalam kelas tersebut.

Dius berharap agar kondisi dunia dapat segera pulih dari pandemi sehingga memungkinkan diadakannya lagi sekolah tatap muka. Pasalnya, ia menilai penerapan pembelajaran daring kurang efektif dan sangat berpengaruh terhadap proses sosialisasi dan pemahaman siswa akan materi. (cit)

Baca juga:

Meja Sekolah Jadi Arena Psywar Anak Pagi Versus Siang

#Teknologi #Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) #Sekolah Daring #Juli Ngilmu Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
WhatsApp di Indonesia Diblokir Massal, Meta Akui Imbas Eror Sistem Global
Meta akhirnya buka suara terkait pemblokiran massal sejumlah akun WhatsApp yang menimpa pengguna warga negara Indonesia (WNI) di tanah air.
Wisnu Cipto - 25 menit lalu
WhatsApp di Indonesia Diblokir Massal, Meta Akui Imbas Eror Sistem Global
Indonesia
Hadapi Era AI dan Transformasi Penegakan Hukum, Kabadiklat Kejaksaan RI Gagas ‘Trisula Hukum Digital’
Kabadiklat Kejaksaan RI, Harli Siregar, menggagas konsep Trisula Hukum Digital untuk menghadapi transformasi penegakan hukum.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Hadapi Era AI dan Transformasi Penegakan Hukum, Kabadiklat Kejaksaan RI Gagas ‘Trisula Hukum Digital’
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Bocor, Bawa Desain Kamera Baru dan Galaxy S27 Pro?
Samsung Galaxy S27 Ultra kini kembali bocor. Desain kameranya disebut membawa perubahan. Lalu, ada pula Samsung Galaxy S27 Pro.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Bocor, Bawa Desain Kamera Baru dan Galaxy S27 Pro?
Tekno
Redmi 17C 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Harga Rp 3,8 Jutaan
Redmi 17C 5G resmi meluncur di Singapura. HP ini dibanderol seharga Rp 3,8 jutaan dengan baterai jumbo 6.000mAh.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Redmi 17C 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Harga Rp 3,8 Jutaan
Tekno
Xiaomi 18 Fold hingga 18 Pro Siap Debut September 2026, XRING O3 Jadi Andalan!
Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro bakal meluncur September 2026. Selain itu, ada pula Xiaomi SkyNomad.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Xiaomi 18 Fold hingga 18 Pro Siap Debut September 2026, XRING O3 Jadi Andalan!
Tekno
Huawei Mate XT 2 Siap Debut 7 September 2026, Bakal Bawa HarmonyOS 7
Huawei Mate XT 2 segera meluncur 7 September 2026. HP lipat tiga itu akan membawa HarmonyOS 7.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Huawei Mate XT 2 Siap Debut 7 September 2026, Bakal Bawa HarmonyOS 7
Tekno
POCO F9 Pro dan F9 Ultra Meluncur Global 1 September 2026, ini Harga dan Spesifikasinya
POCO F9 Pro dan F9 Ultra meluncur global pada 1 September 2026. Kedua HP ini membawa spesifikasi gahar di kelasnya.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
POCO F9 Pro dan F9 Ultra Meluncur Global 1 September 2026, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Vivo X500 Series Resmi Dikonfirmasi Meluncur September 2026, Fokus ke Kamera Cinematic
Vivo X500 Series dikonfirmasi rilis September 2026. HP ini berfokus pada kamera cinematic.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Vivo X500 Series Resmi Dikonfirmasi Meluncur September 2026, Fokus ke Kamera Cinematic
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Telefoto 3x Kabarnya Bakal Dihapus?
Samsung Galaxy S27 Ultra kabarnya menghilangkan kamera telefoto 3x. Bocoran ini diungkapkan oleh Ice Universe.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Telefoto 3x Kabarnya Bakal Dihapus?
Tekno
POCO F9 Ultra Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB
POCO F9 Ultra muncul di Geekbench. HP tersebut akan membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
POCO F9 Ultra Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB
Bagikan