Guru Dibunuh di Sekolah, Siswa dan Tenaga Pendidik Dapatkan Pendampingan Psikologis

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 Februari 2022
Guru Dibunuh di Sekolah, Siswa dan Tenaga Pendidik Dapatkan Pendampingan Psikologis

Tenaga pendidik dan kependidikan SD Tilil, Bandung, mengikuti pendampingan psikologis. (Dinas Pendidikan Kota Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus pembunuhan seorang guru menggemparkan warga Bandung. Peristiwa ini terjadi di SD Tilil 032, Sadang Serang, Bandung, yang menimpa korban Ati Rohaeni (50), Selasa 7 Februari 2022. Pelaku pembunuhan merupakan NM (56) yang merupakan mantan suami korban.

Peristiwa tersebut menimbulkan trauma bagi siswa-siswi SD Tilil mengingat kejadiannya pagi hari, bersamaan dengan akan dimulainya proses belajar mengajar.

Baca Juga:

Keluarga Korban Kecewa Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Menwa UNS Tak Dihadirkan saat Sidang

Untuk mengurangi dampak trauma tersebut, sejumlah pihak dari tim Pandawa, Puspaga, konselor psikolog, dan Uncle Teebob untuk menggelar kegiatan pendampingan atau trauma healing kepada warga sekolah.

Koordinator Pandawa Dinas Pendidikan, Pathah Fajar Mubarok menjelaskan,kegiatan ini bertujuan untuk pemulihan para Pendidik dan Tenaga Kependidikan, orang tua dan siswa pascakejadian yang kurang baik di sekolah.

Ia mengatakan, trauma healing ini sesuai kebutuhan, jika masih ada pihak yang dirasa perlu pendampingan lebih lanjut maka akan dilakukan secara intensif.

"Sehingga informasi dari orang tua maupun guru-guru terhadap perkembangan psikologis dari peserta didik ini sangat dibutuhkan oleh para relawan," kata Pathah, Kamis (10/2/2022).

Menurutnya, tahapan pada kegiatan ini di antaranya observasi dan assessment, pendampingan, dan jika dibutuhkan akan dilakukan pemulihan psikilogis atau pendampingan secara individual.

Tujuannya, kata ia, mengembalikan kepercayaan Satuan Pendidikan, psikologis warga sekolah dapat pulih dan bisa beraktivitas seperti sebelumnya.

Ketua Harian Puspaga Kota Bandung, Opie Noviyantie mengatakan, tahap awal telah dilaksanakannya assessment terhadap sejumlah siswa dan orang tua. Cara pendampingannya pun akan berbeda antara siswa dan orang tua.

Ia menjelaskan, jika pendekatan menggunakan metode ice-breaking atau mencairkan suasana para siswa. Sementara, untuk orang tua siswa, sifatnya dialogis.

"Kalau dengan anak-anak kita memang harus memancing mereka dulu, ekspresi anak-anak dulu dengan diajak bernyanyi, bermain, dan juga sambil menari-nari seperti itu," jelasnya.

Ia mengatakan, untuk penyembuhan relatif tergantung kepada kemampuan dari masing-masing individu, tapi berdasarkan pengalaman maksimal sampai dengan 3 bulan.

"Di trauma healing ini ada juga dukungan psiko-social, rekrasional (bermain dan bernyanyi), kita juga sengaja bawa motor Dilan, itu kita bawa untuk pengalihan mindset anak-anak yang terblending dari kejadian musibah tersebut," Pegiat Aksi Sosial, Uncle Teebob.

Ia berharap, kegiatan ini dapat mengembalikan fungsi social para siswa yang ceria dan sehat. Karena dunia anak-anak adalah dunia bermain yang pasti harus tetap semangat.

Baca Juga:

Dua Terdakwa Pembunuhan Gajah Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara

"Kalau kita sudah berkomitmen selama kita memang dibutuhkan Insyaallah kita siap kemarin bicara waktu dekat itu 3 bulan,” tegasnya.

Untuk menghibur para siswa, Uncle Teebob pun menghadirkan Lord Atep mantan pemain Persib Bandung untuk bermain bersama di ruang kelas. Selain menyaksikan aksi juggling, para siswa pun diajak untuk mencoba.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan terhadap Ati Rohaeni dilakukan dengan cara penusukan oleh NM. Peristiwa terjadi pukul 7 pagi, yang diawali cekcok antara korban dan pelaku. Korban sempat lari ke halaman SD Tilil, tetapi pelaku kemudian menusuknya dengan pisau.

Kasus ini ditangani Polsek Coblong. Kapolsek Coblong Kompol Nanang Sukmajaya Nanang menduga pelaku telah merencanakan pembunuhan tersebut dan menduga, kasus ini dilatarbelakangi masalah keluarga. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

58 Napi Dipindah ke Nusakambangan, Tiga di Antaranya Kasus Pembunuhan Risiko Tinggi

#Pembunuhan #Tindak Kekerasan #Bandung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pelaku Pembunuhan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Terancam 15 Tahun Penjara
Pelaku pembunuhan Bobotoh di Cibinong kini sudah ditangkap. Tersangka terancam 15 tahun penjara.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Terancam 15 Tahun Penjara
Indonesia
Pembacok Bobotoh Muda ARK Buang Celurit di Jalan, Sembunyi 4 KM dari TKP
Pelaku pembacokan Bobotoh muda ARK ditangkap polisi dekat TKP usai membuang celurit ke selokan. Simak kronologi lengkap penangkapannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Pembacok Bobotoh Muda ARK Buang Celurit di Jalan, Sembunyi 4 KM dari TKP
Indonesia
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Polisi tangkap pelaku pembacokan Bobotoh muda ARK di Cibinong kurang dari 24 jam usai laga Pakansari. Baca fakta penangkapannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Dunia
Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut insiden bisa jadi merupakan serangan yang disengaja.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Dunia
Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Terdakwa, yang memiliki hubungan asmara dengan korban, telah didakwa atas tuduhan membahayakan nyawa, kesehatan, atau keselamatan orang lain.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Olahraga
Gebrakan Kapolres Baru Bandung Bentuk Satgas Suporter Persib. Apa Tugasnya?
Tugas utama Satgas nantinya mengajak Bobotoh bereformasi memberi dukungan ke Persib dengan meninggalkan cara-cara lama yang bisa memicu gesekan dengan suporter klub lain
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Gebrakan Kapolres Baru Bandung Bentuk Satgas Suporter Persib. Apa Tugasnya?
Bagikan