Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 03 Oktober 2024
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1.000 meter di atas puncak. (ANTARA/HO-PVMBG) KOMENTAR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - LETUSAN setinggi 1 kilometer terlihat di puncak Gunung Semeru pada Rabu (2/10). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melarang warga beraktivitas dalam radius 8 km.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pukul 06.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Ghufron Alwi, seperti dilansir ANTARA, Rabu (2/10).

Ghufron menjelaskan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi itu juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 129 detik. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi pada pukul 07.24 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak (4.476 mdpl).

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan dan barat daya. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 110 detik," tuturnya. Berdasarkan catatan petugas, aktivitas Gunung Semeru pada Rabu sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB mengalami erupsi sembilan kali dan sebagian besar visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut.

Baca juga:

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter



Gunung Semeru masih berstatus Waspada, sehingga PVMBG melarang masyarakat melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, menurut Ghufron, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 km dari puncak.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Selain itu, masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.(*)

Baca juga:

Gunung Semeru 8 Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan hingga 800 Meter, Belum Mengganggu Aktivitas Warga

#Gunung Semeru #Erupsi
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
2 Pendaki Gunung Dukono Asal Singapura Ditemukan Meninggal
Kedua korban ditemukan dalam satu titik yang sama tertimpa batu besar
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
2 Pendaki Gunung Dukono Asal Singapura Ditemukan Meninggal
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 2 Kali dalam Hitungan Menit, Kolom Abu Capai 700 Meter
Gunung Semeru erupsi dua kali pada Sabtu pagi dengan tinggi kolom abu 700 meter. Warga diminta waspada dan menjauhi zona bahaya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Gunung Semeru Erupsi 2 Kali dalam Hitungan Menit, Kolom Abu Capai 700 Meter
Indonesia
Jalur Pendakian Semeru Dibuka Setelah Tutup 5 Bulan, Dilarang Sampai Puncak
Balai Besar TNBTS resmi membuka jalur pendakian Gunung Semeru mulai 24 April 2026. Kuota 200 orang per hari, batas akhir Ranu Kumbolo, tiket wajib online.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Jalur Pendakian Semeru Dibuka Setelah Tutup 5 Bulan, Dilarang Sampai Puncak
Indonesia
Semeru 5 Kali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Semburan Paling Rendah Setengah KM
Gunung Semeru saat ini berada pada status Level III (Siaga).
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Semeru 5 Kali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Semburan Paling Rendah Setengah KM
Indonesia
Gunung Dempo di Sumsel Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 3,5 Km
Pemerintah mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan tidak mendekati atau melakukan aktivitas bermalam atau camping di pusat aktivitas kawah Marapi - Gunung Dempo.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Gunung Dempo di Sumsel Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 3,5 Km
Indonesia
Gunung Dukono Masih Lontarkan Abu Vulkanik, Masyarakat Diminta Sediakan Masker
Erupsi Gunung Dukono terlihat kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Gunung Dukono Masih Lontarkan Abu Vulkanik, Masyarakat Diminta Sediakan Masker
Indonesia
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
"Erupsi Gunung Semeru dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak."
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
Indonesia
Semeru 11 Kali Erupsi, Tinggi Letusan hingga 1.200 Meter
Letusan tertinggi terjadi saat erupsi pukul pukul 05.47 WIB.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Semeru 11 Kali Erupsi, Tinggi Letusan hingga 1.200 Meter
Indonesia
Wisata Ranu Regulo Kaki Semeru Ditutup Imbas Cuaca Ekstrem, Ratusan Wisatawan Terdampak
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terpaksa menutup sementara kawasan wisata Ranu Regulo mulai Minggu (8/3) hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Wisata Ranu Regulo Kaki Semeru Ditutup Imbas Cuaca Ekstrem, Ratusan Wisatawan Terdampak
Bagikan