Guncang Dunia AI, CEO Arm Prediksi DeepSeek Bakal Dilarang di AS

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 12 Februari 2025
Guncang Dunia AI, CEO Arm Prediksi DeepSeek Bakal Dilarang di AS

DeepSeek diprediksi bakal dilarang di AS. Foto: Unsplash/Solen Feyissa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DeepSeek merupakan perusahaan AI asal Tiongkok yang telah mengguncang industri teknologi. Perusahaan itu mengklaim, bahwa pelatihan model V3 mereka, hanya membutuhkan biaya pelatihan sebesar 5,576 juta dolar AS (Rp 92 miliar).

Sejak peluncuran model R1, DeepSeek sudah diadopsi secara luas di seluruh dunia. Kini, CEO Arm, Rene Haas memperkirakan, bahwa pemerintah AS akan segera melarang perusahaan AI Tiongkok tersebut.

Menurut laporan sebelumnya, NASA telah memblokir DeepSeek dari sistemnya. Kemudian, Angkatan Laut AS telah memperingatkan personelnya agar tidak menggunakan layanan AI tersebut.

Baca juga:

Kemkomdigi Masih Pantau DeepSeek, Belum Akan Keluarkan Pemblokiran

DeepSeek dilaporkan lebih efisien sekitar 50 hingga 75 persen dari pesaingnya. Meski membutuhkan lebih sedikit daya dan komputasi, model ini mengungguli model o1 OpenAI dalam berbagai pengujian. Selain itu, layanan ini bisa diakses secara gratis. Artinya, siapa pun dapat membangun aplikasi AI mereka.

Pengguna bisa mengunduh model tersebut dan menjalankannya secara lokal di sistem mereka sendiri. Model parameter 7b atau 8b (keduanya berukuran kurang dari 5 GB) dapat diinstal dan dioperasikan pada perangkat kelas konsumen.

Alasan Mengapa DeepSeek Bisa Dilarang di AS

DeepSeek kemungkinan dilarang di AS
DeepSeek kemungkinan dilarang di AS. Foto: Unsplash/Solen Feyissa

DeepSeek telah diadopsi secara luas di seluruh dunia, termasuk AS. Hal ini pun memicu aksi jual besar-besaran pada saham-saham terkait AI, di mana Nvidia kehilangan nilai pasar sebesar 600 miliar dolar AS (Rp 9,9 kuadriliun), karena adanya model AI yang berbiaya rendah.

Tak hanya mencapai posisi teratas di toko aplikasi Apple, tetapi juga meyakinkan raksasa yang berbasis di AS seperti Microsoft untuk mengadopsinya.

Perplexity juga telah mengintegrasikan DeepSeek R1 untuk kemampuan penalaran yang lebih baik dan respons yang lebih cerdas secara keseluruhan, yang mereka jalankan di server mereka.

Baca juga:

Kemkomdigi Masih Pantau DeepSeek, Belum Akan Keluarkan Pemblokiran

Namun, masih perlu dilihat apakah prediksi tersebut benar dan bagaimana perusahaan-perusahaan AS yang sudah menggunakan atau mengerjakan prediksi itu menavigasi situasinya.

Belum lagi, beberapa produsen ponsel pintar Tiongkok, seperti Huawei, Honor, OPPO, dan ZTE, juga ikut memperkenalkan kolaborasinya dengan DeepSeek. Bahkan, mereka sedang mengerjakan versi sulingan model R1 untuk kebutuhan AI di perangkat mereka. (sof)

#DeepSeek AI #Teknologi #Artificial Intelligence #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Bagikan