Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Film

Gunakan Teknologi IMAX, 'Oppenheimer' Hadirkan Pengalaman Sinematik Mendalam

Febrian AdiFebrian Adi - Kamis, 20 Juli 2023
Gunakan Teknologi IMAX, 'Oppenheimer' Hadirkan Pengalaman Sinematik Mendalam

Film Oppenheimer sudah tayang. (Foto: Dok. Universal Studios)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

“APA saat kita menekan tombol itu, kita akan menghancurkan dunia?” tanya Leslie Groves kepada Oppenheimer.

"Peluangnya hampir nol," jawab Oppenheimer.

Dialog itu menjadi bagian trailer film Oppenheimer. Groves adalah seorang jenderal sekaligus koordinator The Manhattan Project, sebuah proyek pengembangan bom atom di Amerika Serikat. Sedangkan Oppenheimer adalah ilmuwan pemimpin proyek tersebut.

Tombol yang dimaksud Groves adalah tombol peluncur bom atom. Kala itu masa Perang Dunia II dan AS butuh senjata untuk memenangi perang atas musuh-musuhya.

Fisikawan J. Robert Oppenheimer berhasil melepas kekuatan terkunci dari bom atom dan menjadikannya senjata paling dahsyat. AS pun menang perang, menaklukkan Jerman dan Jepang berkat bom atom.

Kisah pengembangan bom atom itu dimuat dalam Oppenheimer yang telah tayang di Indonesia sejak 19 Juli 2023.

Film terbaru dari Christopher Nolan ini digarap bersama Universal Pictures. Cillian Murphy memerankan tokoh utama Oppenheimer yang disebut sebagai 'ayah' bom atom.

Baca juga:

Posisi Terbaik Kursi Bioskop untuk Nonton 'Oppenheimer' Versi Christopher Nolan

“J. Robert Oppenheimer adalah orang terpenting yang pernah hidup. Dia menciptakan dunia yang kita tinggali tetap ada. For better or worse, kisahnya harus dilihat untuk bisa dipercaya,” ungkap Christopher Nolan dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Rabu (19/7).

Oppenheimer menjadi film yang sangat dinanti-nantikan dan menandai terobosan penting dalam eksplorasi sinematik terhadap salah satu tokoh paling penting dalam sejarah selama Perang Dunia II.

Dengan detail yang sangat diperhatikan dan direkam sepenuhnya menggunakan teknologi IMAX, penonton akan mendapat pengalaman sinematik, meningkatkan rasa kehadiran para tokoh berikut imersinya.

Dengan begitu, film ini mengantar mereka ke dalam dunia yang direpresentasikan dengan cara yang tidak dapat ditandingi oleh format film konvensional.

Ukuran layar yang lebih besar dan resolusi yang disempurnakan memberikan tingkat detail yang belum pernah terjadi sebelumnya, menghidupkan setiap adegan dengan kejernihan yang menakjubkan.

Dari lanskap yang luas hingga momen karakter yang intim, IMAX menangkap esensi cerita Oppenheimer dengan cara sinematik yang menakjubkan.

Kombinasi teknologi visual dan audio yang unggul akan meningkatkan rasa kehadiran dan imersi. Penonton akan merasa seolah-olah mereka berada di dalam adegan film itu sendiri.

Mereka akan merasakan getaran dari suara ledakan, mendapatkan perspektif yang mendalam dari sudut pandang kamera, dan secara emosional terhubung dengan karakter dan cerita yang dipaparkan.

“Yang ingin saya lakukan adalah membawa penonton ke dalam pikiran dan pengalaman seseorang yang berada di pusat perubahan terbesar dalam sejarah dunia,” tutur Nolan.

Baca juga:

Christopher Nolan Ajak Moviegoers Saksikan 'Oppenheimer' di IMAX

Di sisi lain, film ini juga akan mengungkap sisi humanis pembuat bom atom sehingga menawarkan pemahaman lebih dalam tentang kompleksitas yang membentuk kehidupan dan keputusan Oppenheimer.

Film ini menggarap lebih dalam tentang pengorbanan, pribadinya, dilema etis, dan dampak mendalam atas perannya saat masa-masa pengembangan bom atom di era Perang Dunia kII.

Oppenheimer telah melampaui batasan dalam menangkap esensi dari seorang individu multidimensi, yang pada akhirnya mengundang penonton untuk merenungkan pilihan yang dibuat oleh mereka yang sukses membentuk kembali jalannya sejarah.

“Film ini merupakan eksplorasi yang menggugah pikiran dan emosi tentang ambisi, moralitas, dan konsekuensi dari kemajuan ilmu pengetahuan. Film yang wajib ditonton oleh para penggemar sejarah, pencinta sains, dan film,” ungkap Head of Marketing Universal Pictures International, Julius Daniel Suhakri. (far)

Baca juga:

Christopher Nolan: Akan Mengerikan Bila AI Mencapai Momen 'Oppenheimer'

#Film Hollywood #Christopher Nolan #Perang Dunia II #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
Film Kungfu Soccer disutradarai Stephen Chow. Proyek ini menandai comeback yang sangat dinantikan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
ShowBiz
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
Insidious: Out of Further tayang pada 20 Agustus 2026 sebagai prekuel franchise Insidious. Simak sinopsis, daftar pemain, dan fakta menarik film horor terbaru ini.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
ShowBiz
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
Simak daftar lima film horor terbaru yang tayang sepanjang Agustus 2026. Mulai dari Ketok Mejik, Laddaland, Insidious: Out of Further, Harusnya Horror, hingga Paket Santet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
ShowBiz
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo tampil dalam film horor komedi Ketok Mejik. Mengusung kisah pemilik bengkel yang mengandalkan palu sakti peninggalan leluhur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
'Warga Rusun 609', film horor komedi terbaru dengan deretan pemain populer. Morgan Oey hingga Tanta Ginting siap membawa cerita misteri penuh humor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
ShowBiz
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
Jumanji kembali dengan konsep yang benar-benar berbeda. Dalam Open World, bukan lagi manusia yang masuk ke dalam gim, melainkan sebaliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
ShowBiz
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
Ludwig Göransson mengungkap proses kreatif di balik musik The Odyssey karya Christopher Nolan. Ia mengeksplorasi instrumen Yunani kuno seperti lira dan Aulos.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
ShowBiz
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
Trailer perdana Children of Blood and Bone resmi dirilis. Film adaptasi novel Tomi Adeyemi ini menghadirkan Thuso Mbedu, Viola Davis, Idris Elba, Cynthia Erivo, dan dunia fantasi Orïsha.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
ShowBiz
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagi Nolan, membuat orang tertawa bukanlah hal mudah.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagikan