Christopher Nolan: Akan Mengerikan Bila AI Mencapai Momen 'Oppenheimer'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 18 Juli 2023
Christopher Nolan: Akan Mengerikan Bila AI Mencapai Momen 'Oppenheimer'

Pernyataan Nolan muncul selama percakapan setelah pemutaran pratinjau "Oppenheimer" di New York. (Wikimedia Commons)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CHRISTOPHER Nolan menyatakan kehati-hatiannya tentang kecerdasan buatan setelah pemutaran khusus Oppenheimer. Sutradara kaawakan itu menggambarkan perbandingan antara teknologi yang berkembang pesat dan film drama terbarunya tentang pembuatan bom atom.

Pernyataan Nolan muncul selama percakapan setelah preview film Oppenheimer di New York. Dimoderatori oleh pembawa acara Meet the Press Chuck Todd, panel pembicara diisi oleh Nolan, direktur Laboratorium Nasional Los Alamos Dr. Thom Mason, fisikawan Dr. Carlo Rovelli, dan Dr. Kip Thorne.

Ada pula penulis Kai Bird, yang ikut menulis American Prometheus: Kemenangan dan Tragedi J. Robert Oppenheimer yang menjadi dasar adaptasi film Nolan.

“Dalam 15 tahun terakhir perusahaan-perusahaan yang menggunakan kata-kata seperti algoritme, tanpa tahu apa artinya secara matematis dalam makna apa pun, orang-orang ini tidak tahu apa itu algoritme,” ujar Nolan.

“Orang-orang di bisnis saya membicarakannya, tapi mereka tidak mau bertanggung jawab atas apa pun yang ditimbulkan dari algoritme itu,” tambahnya. “Diterapkan pada AI, itu kemungkinan yang menakutkan. Mengerikan,” lanjut Nolan seperti diberitakan Variety, Sabtu (15/7).

Baca juga:

Christopher Nolan Konfirmasi 'Oppenheimer' Dibuat tanpa CGI

Film baru Nolan menceritakan J. Robert Oppenheimer yang disadap kekuatan militer AS untuk mengembangkan bom atom. (Twitter/@UniversalPicsAU)

“Paling tidak karena, sistem AI pada akhirnya akan menjadi infrastruktur pertahanan. Mereka akan bertanggung jawab atas senjata nuklir. Dengan mengatakan bahwa itu adalah entitas yang terpisah dari orang yang menggunakan, memprogram, menerapkan AI itu, maka kita akan hancur," Nolan menekankan.

“Saat saya berbicara dengan peneliti terkemuka di bidang AI saat ini, misalnya, mereka benar-benar menyebut ini sebagai momen 'Oppenheimer' mereka. Mereka melihat ke sejarah untuk mengatakan, 'Apa tanggung jawab ilmuwan yang mengembangkan teknologi baru yang mungkin memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan?'” Nolan menjelaskan.

Menurutnya, AI itu harus tentang akuntabilitas, "Kita harus meminta pertanggungjawaban orang atas apa yang mereka lakukan dengan alat yang mereka miliki.”

Baca juga:

Robert Downey Jr. Khawatir Peran Iron Man Memengaruhi Aktingnya di 'Oppenheimer'

Pemogokan SAG-AFTRA dan WGA salah satunya akibat tidak adanya kesepakatan tentang penggunaan AI. (Twitter/@sagaftra)

Film baru Nolan menceritakan kembali bagaimana J. Robert Oppenheimer disadap oleh kekuatan militer AS untuk mengembangkan bom atom selama Perang Dunia II. Cillian Murphy berperan sebagai fisikawan teoretis, memimpin pemeran yang mencakup Emily Blunt, Matt Damon, Robert Downey Jr., dan Florence Pugh.

Komentar Nolan datang saat industri hiburan hampir berhenti total, dengan The Screen Actors Guild – American Federation of Television and Radio Artists (SAG-AFTRA) memerintahkan pemogokan pada Kamis (13/7) untuk bergabung dengan aksi protes anggota Writers Guild of America (WGA).

Di antara banyak ketidaksepakatan lainnya dengan studio, masalah utama kedua serikat pekerja adalah masalah AI dan potensi dampak eksistensialnya terhadap praktik perburuhan di industri hiburan.

“Dengan perselisihan perburuhan yang terjadi di Hollywood saat ini, kebanyakan — ketika kita berbicara tentang AI, ketika kita berbicara tentang masalah ini — semuanya pada akhirnya lahir dari hal yang sama, yaitu ketika kamu berinovasi dengan teknologi, kamu harus menjaga akuntabilitas,” demikian jelas Nolan. (aru)

Baca juga:

Christopher Nolan Ajak Moviegoers Saksikan 'Oppenheimer' di IMAX

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - 1 jam, 5 menit lalu
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
FFI 2026 mengumumkan 25 film yang lolos Seleksi Awal Tahap 1 kategori Film Cerita Panjang, dari 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
Bagikan