Headline

Gubernur Ganjar Pranowo Sesalkan Tukang Fitnah Jadi Profesi Baru

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 03 Agustus 2018
Gubernur Ganjar Pranowo Sesalkan Tukang Fitnah Jadi Profesi Baru

Ganjar Pranowo saat di Jakarta. (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengutarakan keresahannya terkait munculnya fitnah dan berita bohong yang membanjiri media sosial belakangan ini.

Menurut Ganjar, tukang fitnah sekarang ini menjadi 'profesi baru' terutama menjelang Pemilu atau Pilkada.

"Fitnah ini jadi 'profesi baru'. Setelah pemilihan gubernur (Pilgub Jateng 2018, red.), saya tunggu-tunggu fitnahnya tidak muncul lagi," kata Ganjar, di Semarang, Jumat, (3/8) disambut tawa para hadirin.

Hal tersebut disampaikan politikus PDI Perjuangan itu, saat membuka Musyawarah Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jateng 2018 yang berlangsung di Hotel Po Semarang.

Ganjar menjelaskan jajaran pemerintah provinsi dimintanya untuk membuat akun media sosial (medsos) guna menampung keluhan dari masyarakat agar bisa segera ditindaklanjuti secara lebih cepat.

"Saya edukasi semua untuk buat akun medsos, sebarkan nomor telepon. Tetapi, sebagian keluhan mereka tidak jujur. Apalagi yang disampaikan lewat medsos, apalagi (akun, red.) anonim," katanya

Secara umum, kata dia, evaluasi terhadap jajaran dinas sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) seiring penggunaan teknologi informasi dalam merespons informasi, membanggakan sehingga patut diapresiasi.

Ganjar Pranowo sebagaimana dilansir Antara mengakui perkembangan teknologi yang sedemikian pesat ternyata bisa mengubah masyarakat, seperti sekarang ini yang begitu mudah mereka dikumpulkan oleh teknologi, seperti jaringan WiFi.

Di mana tempat yang memiliki WiFi, kata dia, menjadi tempat berkumpul orang, termasuk perkembangan informasi yang awalnya sebatas tulisan, kemudian gambar, dan sekarang ini yang tren adalah video atau gambar bergerak.

"Akan tetapi, yang menakutkan, seperti fitnah, serem, 'ngapusi' (menipu), juga terjadi. Makanya, saya dorong APJII di samping sebagai fasilitator, juga menjadi relawan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi)," katanya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Dery Ridwansah)

Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Gunakan Internet Secar Sehat

"Semua sudah menyiapkan betul-betul perpindahan teknologi audio visual ini. Saya berpesan mari berinternet sehat, tidak hoaks, tampilkan prestasi. Ini yang kami dorong terus, kami pacu," kata Ganjar.

Ketua Umum APJII Jamalul Izza membenarkan pentingnya kampanye internet secara sehat untuk mengantisipasi merebaknya berita hoaks seiring dengan meluasnya penggunaan gawai sekarang ini.

"Kami punya program Internet Bersama (Bersih, Selektif, Nyaman) untuk memfilter konten negatif dan 'support' konten-konten positif. Salah satunya, kami sudah lakukan 'filtering'," katanya.

APJII juga menggelar pemilihan Miss Internet Indonesia yang sudah berjalan sejak 2017, sedangkan pada tahun ini sedang dalam proses pemilihan untuk membantu mengampanyekan internet sehat.

"Untuk mengampanyekan internet tidak hanya di kota saja, tetapi di desa juga. Bagaimana internet antihoaks, sebab 'gadget' di daerah pinggiran kan bisa digunakan di mana-mana," katanya.

Bahkan, kata dia, pernah terjadi suatu kasus ada siswa SMA yang diberi gawai oleh orang tidak dikenal ketika berada di kantin dan setiap harinya dikirimi pulsa senilai Rp150 ribu.

"Tugasnya cuma satu, 'meng-upload' berita-berita hoaks. Jadi, dia dikasih 'handphone', kemudian 'upload' berita-berita yang didapat dari orang tersebut untuk dikirimkan ke WhatsApp, dan sebagainya," pungkas Izza.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Fahri Hamzah ke PKS: Kalian Nyerah atau Gedung dan Harta Petinggi Partai Saya Sita

#Berita Hoax #Internet Positif #Ganjar Pranowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Bagikan