Headline

Golkar Minta Dinas LH DKI Paparkan Data Akurat Penyebab Kualitas Udara Buruk

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 20 Agustus 2019
  Golkar Minta Dinas LH DKI Paparkan Data Akurat Penyebab Kualitas Udara Buruk

Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Tandanan Daulay (Foto: dprdjakarta.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Lingkungan Hidup DKI mencari data terukur yang disinyalir menjadi penyebab buruknya kualitas udara di Jakarta.

Hal itu disampaikan Bendahara Fraksi Golkar DPRD DKI Tandanan Daulay dalam pemandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD-P tahun 2019 di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (19/8).

Baca Juga: Demo Driver Online Bikin Macet, Polisi Turun Tangan Bubarkan Massa

Tandanan juga berharap kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andono Warih membeberkan secara detail berapa persen emisi gas buang dari kendaraan angkutan umum dan kendaraan pribadi, dan berapa persen limbah B3 serta berapa banyak sampah limbah rumah tangga serta limbah sanitasi yang menyebakan polusi udara di Jakarta darurat.

Rapat pemandangan umum perubahan APBD DKI Jakarta
Rapat pemandangan umum APBD-P DKI Jakarta 2019/2020 (MP/Asropih)

"Fraksi Partai Golkar mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup memberi data yang valid penyebab kualitas udara dan air menjadi tercemar," katanya.

Ia pun mempertanyakan keseriusan Pemprov DKI untuk mengatasi masalah ini. Sebab kualitas udara Jakarta kini sudah masuk pada kategori tidak sehat bagi masyarakat.

"Jakarta menempati polusi udara terburuk urutan ketiga paling berpolusi di dunia. Untuk itu sampai sejauh mana Pemprov DKI Jakarta dapat mengatasi hal tersebut. Maka Perlu data-data untuk mengukur kualitas udara dan kualitas air di wilayah DKI Jakarta," ungkapnya.

Baca Juga: NasDem Usulkan Anies Secepatnya Tambah Tiga ITF di Jakarta

Seperti diketabui, Gubernur Anies telah menerbitkan Intruksi Gubernur (Ingub) 66/2019 tetang pengendalian kualitas udara di Jakarta. Salah satu point yang diterbitkan yakni pengaturan kendaraan yang mengaspal di Jalan Ibu Kota. Dimana kendaraan yang usianya lebih dari 10 tahun tak diperkenankan beroperasi.

Anies juga saat ini sedang melakukan uji coba pembatasan kendaraan bermotor melalui perluasa aturan ganjil genap di 25 ruas Jakarta.

Pemprov DKI juga bakal menegakan aturan wajib uji emisi bagi kendaraan bermotor dengan harapan bisa mengendalikan gas buang kendaraan yang berimbas langsung pada kualitas udara. Aturan ini juga bakal di perketat pada 2020 mendatang.(Asp)

Baca Juga: Pemprov DKI Rancang Tempat Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan

#Pencemaran Udara #Polusi Udara #Pemprov DKI #Partai Golkar
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Secara sosiologis, meluasnya penyalahgunaan narkoba di Jakarta memerlukan kebijakan yang adaptif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Indonesia
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Proses pembongkaran berlangsung setiap malam mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB guna menghindari kemacetan arus lalu lintas
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Indonesia
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Koordinasi ini bertujuan agar solusi yang diambil memberikan kenyamanan bagi semua pihak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari
Kondisi cuaca diprediksi akan mulai stabil dan merata pada sore hingga malam hari
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari
Indonesia
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Indonesia
Senin Pagi Mencekam, Pohon Angsana 10 Meter Roboh Tutup Jalan Kemang Raya
Di lokasi berbeda, 10 petugas PPSU Kelurahan Gunung menangani pohon ketapang yang sempal di Jalan Pakubuwono VI sekitar pukul 07.10 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Senin Pagi Mencekam, Pohon Angsana 10 Meter Roboh Tutup Jalan Kemang Raya
Indonesia
Pembongkaran Tiang Monorel Diharap Bebaskan Jalan HR Rasuna Said dari Cengkeraman Kemacetan
Pascapembongkaran, Dinas Bina Marga akan langsung tancap gas membenahi infrastruktur pendukung
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Pembongkaran Tiang Monorel Diharap Bebaskan Jalan HR Rasuna Said dari Cengkeraman Kemacetan
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Godok Pembentukan 5 Pansus Strategis untuk Tahun 2026
DPRD DKI berharap dapat melakukan bedah masalah secara lebih mendalam dan komprehensif
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Januari 2026
DPRD DKI Jakarta Godok Pembentukan 5 Pansus Strategis untuk Tahun 2026
Indonesia
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Pemprov DKI Jakarta harus merombak struktur belanja dalam APBD 2026
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Indonesia
Flyover Pesing Berlubang, Belasan Kendaraan Menepi Akibat Ban Pecah di Daan Mogot
KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, mengonfirmasi keberadaan titik kerusakan tersebut
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Flyover Pesing Berlubang, Belasan Kendaraan Menepi Akibat Ban Pecah di Daan Mogot
Bagikan