MerahPutih.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memastikan pemerintah belum menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai upaya mengurangi beban subsidi.
Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat.
"Arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil," kata Gibran dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/4).
Baca juga:
Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik, Masyarakat Diharap Tak Termakan Isu Murahan
Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan pemerintah berkomitmen melakukan efisiensi dan refocusing anggaran guna melindungi masyarakat lapisan bawah.
Langkah ini diambil untuk mencegah dampak berantai dari kenaikan harga BBM, seperti lonjakan harga bahan pokok, biaya transportasi, dan kebutuhan lainnya.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong percepatan transisi menuju penggunaan kendaraan listrik dan energi terbarukan.
Baca juga:
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik kendaraan listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari penguatan ekosistem energi bersih.
Di sisi lain, Wakil Presiden RI ke-12 Jusuf Kalla sempat mengusulkan agar pemerintah memangkas subsidi BBM melalui penyesuaian harga.
Menurutnya, kebijakan subsidi yang besar berpotensi memperlebar defisit APBN serta menambah beban utang negara.
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan adalah kenaikan harga minyak dunia, yang dipicu oleh konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. (Knu)

