Gerindra Undang Megawati dan Jokowi Diperayaan HUT, Akankah Bertemu?

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Februari 2025
Gerindra Undang Megawati dan Jokowi Diperayaan HUT, Akankah Bertemu?

Ketua Umum PDI Perjuangan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2025) ANTARA/Walda

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peringatan HUT Gerindra pada 6 Februari rencananya akan digelar sederhana dengan acara pemotongan tumpeng. Namun, perayaan HUT partai pada 15 Februari.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengundang seluruh mantan Presiden RI untuk datang menghadiri kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-17 Partai Gerindra yang dijadwalkan pada 15 Februari mendatang.

Muzani mengatakan, seluruh mantan Presiden RI, baik Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDIP hingga Presiden Ke-7 RI Joko Widodo diundang dalam acara tersebut.

"Semua pimpinan partai politik, apalagi ketua umum, akan kami undang. Insyaallah semua mantan presiden akan kami undang," kata Muzani usai memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/2).

Baca juga:

Kemeriahan Bazar UMKM Merah Putih Peringati HUT Partai Gerindra ke-17

Saat ditanya lebih lanjut soal kemungkinan pertemuan Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra dengan Megawati, Muzani menjawab bahwa Megawati lagi di luar negeri.

Megawati Soekarnoputri saat ini tengah berada di Vatikan bersama Ketua DPR RI Puan Maharani dan petinggi PDIP lainnya untuk menghadiri World Leaders Summit on Children's Rights.

Megawati dijadwalkan mengadakan pertemuan khusus dengan Paus Fransiskus dalam acara tersebut.

"Bu Mega lagi di luar negeri. Pulangnya belum tahu," kata Muzani saat ditanya soal kemungkinan pertemuan Megawati dan Prabowo pada HUT Gerindra.

Megawati dan Jokowi, semenjak Pilpres 2024 belum lagi bertemu. Bahkan, PDIP secara resmi sudah memecat Jokowi sebagai kader yang pernah diusungnya jadi wali kota, gubernur bahkan presiden. (*)

#Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Bagikan