Gerindra DKI Desak Anies Segera Cairkan Insentif Tenaga Medis
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, M. Taufik menyayangkan sikap pemerintah yang hingga kini belum mengucurkan insentif tenaga media yang bekerja menangani pasien corona sejak Maret lalu.
Menurutnya, Pemprov DKI tidak boleh menahan insentif untuk tenaga medis dan dokter. Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) harus segera mencairkan insentif tersebut.
Baca Juga
Petugas Medis RSUD Koja Belum Terima Insentif Selama 5 Bulan
"Tidak ada alasan menahan-nahan insentif dokter dan tenaga medis yang menangani covid-19. Ingat mereka sudah kerja. Sejak Maret-Agutus belum dicairkan," ketus Taufik saat dihubungi, Rabu (19/8)
Taufik menegaskan pemberian besaran insentif terhadap tenaga medis dan dokter juga harus sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/278/2020.
Besaran tenaga medis COVID-19 telah ditetapkan batas maksimalnya, yaitu Dokter Spesialis Rp15 juta, Dokter Umum dan Gigi Rp10 juta, Bidan dan Perawat Rp7,5 juta, dan Tenaga Medis Lainnya Rp5 juta.
"DKI, kan mau nambahkan Rp2,5. Saya dengar itu juga belum dibayarkan sejak Maret hingga sekarang. Enam bulan insentif tidak bayar. Tega sekali. Segera bayarkan," papar dia.
Ia pun mendesak Gubernur Anies Baswedan untuk tegur Dinkes DKI dan BPKD jangan mengada-ada terkait insentif untuk dokter dan tenaga medis yang berjuang melawan wabah corona.
"Saya minta tolong, Pak Gubernur DKI, Anies Baswedan tegur BPKD dan Dinas Kesehatan DKI. Kasian dokter," ungkapnya.
Sebab, tidak boleh gaji tambahan para tenaga medis COVID-19 ditahan. Apalagi petugas merupakan garda terdepan dalam penanganan corona.
Baca Juga
RSUD Pasar Minggu Keluhkan Terlambatnya Pencairan Insentif Tenaga Medis
"Tidak ada alasan untuk menahan. salah satu yang tidak ada alasan tak dibayar. harus segera dibayarakan sejak maret. Bagaimana itu kerja tidak dibayar. kerjaan rutin," tutup Taufik. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Anies Baswedan Doakan Prabowo di Usia ke-74: Semoga Diberi Petunjuk dan Ketetapan Hati dalam Memimpin Bangsa
Jam Kerja Dipangkas Imbas Kelangkaan BBM, Pegawai SPBU Shell Ngeluh di Depan Anies Baswedan
Ultah ke-62 Iriana, Anies Kirim Kado Anggrek ke Rumah Jokowi
Prabowo: Terus Terang Aja Loh, Saya Tuh Nggak Dendam Sama Anies
[HOAKS atau FAKTA]: Negara dalam Keadaan Darurat, Anies Siap Gantikan Prabowo Jadi Presiden RI
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Marah Setelah Prabowo Masukan Anies ke Deretan Menteri Kabinet Merah Putih