Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lombok, Warga Panik
Gempa di Lombok. (Foto: BMKG)
MerahPutih.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat pada hari Selasa (25/1) pagi.
Pusat gempa terletak pada koordinat 8.78° LS; 116,14° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16.14 km Tenggara laut Lombok Barat, NTB pada kedalaman 10 kilometer.
Baca Juga:
Awal Tahun 140.620 Jiwa Terdampak Bencana Alam di Indonesia
"Pada pukul 05.14 Wita, wilayah Lombok diguncang gempa bumi tektonik," kata PLH Kepala Stasiun Geofisika Mataram Eka Sri Sulistianingsih, Selasa.
Berdasarkan hasil monitoring tercatat 1 gempa susulan dan itu pun kecil kekuatannya sampai saat ini. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme geser," katanya.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Lalu, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke rumah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi kerusakan rumah dampak gempa yang mengguncang NTB.
Pantau wartawan di Lombok Tengah, sejumlah warga berhamburan keluar sambil teriak "gempa" untuk menyelamatkan diri, meskipun tidak ada kerusakan yang terjadi.
"Gempa nya cukup terasa lama," kata Nurhasanah dikutip Antara. (*)
Baca Juga:
BNPB Catat 7,5 Juta Menderita Akibat Bencana Alam, Kemensos Siapkan Lumbung Sosial
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia, Minggu (18/1), Waspada Petir di Beberapa Daerah
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami