Gempa Besar Guncang Iran-Irak, 300 Orang Tewas

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 13 November 2017
Gempa Besar Guncang Iran-Irak, 300 Orang Tewas

Seorang pria melihat sebuah bangunan hancur menyusul gempa bumi di daerah Sarpol-e Zahab di Kermanshah, Iran, Senin (13/11). (ANTARA FOTO/REUTERS/Tasnim News Agency)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gempa bumi berkekuatan 7,3 SR melanda dua negara Iran dan Irak pada Ahad (12/11). Bencana tersebut menewaskan 300 orang lebih di wilayah Iran.

Regu-regu penolong mencari puluhan orang yang terperangkap di bawah reruntuhan di kawasan pegunungan. Sedikitnya enam orang juga meninggal di Irak.

Polisi negara mengatakan lebih 336 orang meninggal di Iran dan sedikitnya 3.950 orang menderita luka-luka. Para pejabat setempat mengatakan jumlah angka kematian diperkirakan akan meningkat sementara regu-regu penolong mencari di kawasan-kawasan terpencil di Iran.

Gempa bumi dirasakan di beberapa provinsi di bagian barat Iran, tetapi provinsi yang paling parah dilanda gempa ialah Kermanshah, yang mengumumkan hari berkabung selama tiga hari. Lebih 236 korban berada di daerah Sarpol-e Zahab di Provinsi Kermanshah, sekitar 15 kilometer dari perbatasan Irak.

Televisi negara Iran melaporkan gempa bumi itu telah menimbulkan kerusakan berat di sejumlah desa, tempat rumah-rumah dibuat dari batu bata. Regu-regu penyelamat bekerja keras menemukan mereka yang masih hidup terperangkap di bawah gedung-gedung yang runtuh.

Gempa itu juga memicu tanah longsor yang merintangi usaha-usaha pertolongan, kata para pejabat kepada televisi negara. Sedikitnya 14 provinsi di Iran terkena dampak bencana itu, demikian media Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatulloh Ali Khamenei menyatakan turut bela sungkawa pada Senin, mendesak seluruh lembaga pemerintah melakukan semua yang dapat mereka bantu bagi mereka yang terdampak.

Survei Geologi AS menyebutkan gempa itu berkekuatan 7,3. Seorang pejabat meteorologi Irak menyebutkan gempa berkekuatan 6,5 dengan pusat gempa di Penjwin di Provinsi Sulaimaniyah, kawasan Kurdistan, dekat dengan perlintasan perbatasan utama dengan Iran.

Para pejabat kesehatan Kurdi mengatakan sedikitnya enam orang meninggal di Irak dan sedikitnya 68 orang luka-luka. Para pejabat setempat dan kesehatan Irak mengatakan kawasan yang paling parah dilanda ialah distrik Darbandikham, dekat perbatasan dengan Iran, tempat sedikitnya 100 rumah runtuh dan satu-satunya rumah sakit di distrik itu rusak berat.

Gempa itu terasa sejauh hingga Baghdad yang berada di bagian selatan dari pusat gempa. Banyak warga di ibu kota itu tergesa-gesa keluar dari rumah-rumah mereka dan gedung-gedung tinggi ketika gempa mengguncang ibu kota Irak itu.

Warga di Diyarbakir, kota di bagian tenggara Turki juga melaporkan merasakan gempa yang kuat, tetapi sejauh ini belum ada laporan segera tentang kerusakan atau korban di sana.

Ketua Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik mengatakan kepada radio NTV bahwa tim-timnya yang berada di Erbil siap-siap pergi ke lokasi yang terkena gempa dan badan manajemen bencana nasional Turki, AFAD, dan Tim Regu Penolong Nasional juga siap-siap menuju Irak.

Ketua AFAD mengatakan organisasi itu menunggu jawaban atas tawarannya untuk membantu. (*)

Sumber: ANTARA

#Gempa Bumi #Irak #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Bagikan