Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

'Gelora Magnumentary: Saparua' Merekam Perjalanan Skena Musik Bandung

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 04 April 2021
'Gelora Magnumentary: Saparua' Merekam Perjalanan Skena Musik Bandung

Dokumenter tentang skena musik underground Bandung segera dirilis. (Foto: Instagram/@distorsikeras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANDUNG sejak dulu merupakan tempat spesial jika berbicara tentang musik, khususnya musik underground. Banyak musisi mulai dari rock hingga metal berkelas yang lahir lewat skena musik Kota Bandung dan sekitarnya.

Salah satu tempat bersejarah untuk ekosistem musik di Bandung adalah Gelanggang Olahraga (GOR) Saparua. Tempat ikonik tersebut telah menjadi saksi pergerakan musik underground sejak 1970 hingga 1990an. Nilai sejarah itu sebentar lagi akan dibuatkan dokumenter yang akan tayang di 2021.

Baca juga:

Voice of Baceprot Jadi Wakil Indonesia di WOW UK Festival 2021

Perjalanan Skena Musik Bandung Dikemas dalam 'Gelora Magnumentary: Saparua'
Dokumenter 'Gelora Magnumentary Saparua' segera tayang di 2021. (Foto: richmusiconline)

“Film ini adalah sebuah jurnal dari sebuah gedung yang kemudian sejak berdirinya dengan sengaja dialihfungsikan juga sebagai sarana panggung seni dan hiburan dari generasi ke generasi,” ucap sutradara Gelora Magnumentary: Saparua, Alvin Yunata saat konferensi pers virtual pada Selasa (30/3).

Digarap oleh Rich Music yang menjadi penggagas proyek rangkaian program DistorsiKERAS. Dokumenter ini disutradarai oleh Alvin Yunata, gitaris dari band Teenage Death Star yang merupakan seorang pegiat musik dengan pengalaman bidang jurnalistik dan aktivisme konservasi musik.

Tidak hanya itu, para pelaku sejarah pergerakan musik Bandung, seperti Sam Bimbo, Arian 13 (Seringai), Dadan Ketu (Manajer Burgerkill/Riotic Records), Eben (Burgerkill), dan Suar (Mantan vokalis Pure Saturday) juga dilibatkan sebagai narasumber pada dokumenter ini.

Gelora Magnumentary: Saparua dihadirkan untuk mengapresiasi sejarrah skena rock/metal di Indonesia. Program ini berdasarkan pada proyek Membakar Batas yang diprakarsai oleh Cerahati sejak 2011. Tujuan dari proyek ini adalah untuk menangkap semua tonggak besar dalam sejarah rock/metal di Indonesia.

Edy Khemod selaku Creative Director dari Cerahati menjelaskan, bahwa inisiatif awalnya adalah untuk merekam sejarah dan jadi inspirasi untuk generasi ke depan dan belajar dari momen tersebut.

Baca juga:

Teror Kujang Atawa Leak di Video Musik 'Tafsir Mistik' The Panturas

Perjalanan Skena Musik Bandung Dikemas dalam 'Gelora Magnumentary: Saparua'
Alvin Yunata selaku sutradara dari dokumenter 'Gelora Mangnumentary Saparua'. (Foto: Instagram/@distorsikeras)

“Kami berasal dari Bandung, dan turut merasakan pertumbuhan budaya di Bandung era 90an saat gerakan independent mulai membesar di Bandung. Dan kami menyadari ternyata selama ini belum banyak dokumentasi dari momen sejarah tersebut,” ungkap Khemod.

Momentum 20 tahun penutupan Saparua sebagai ruang pertunjukan musik dirasa tepat untuk dihadirkan kembali kisah perjalanannya.

Melalui fakta dan juga wawancara yang membangkitkan memori, dokumenter ini diharapkan dapat memantik semangat kolektif dari para pemuda generasi sekarang agar ekosistem musik underground dapat terus terjalin.

Dokumenter Gelora Mangumentary: Saparua telah memasuki produksi tahap akhir, menyisakan beberapa hari untuk proses syuting. Dokumenter ini rencananya akan diluncurkan pada Juni 2021. (far)

Baca juga:

The Brandals Rayakan Perilisan Single ‘Belum Padam’ dengan Virtual Showcase

#Musik #Musik Indonesia #Film Dokumenter #Film #Bandung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Audi Kirana Rilis Album Debut 'Teenagerism', Potret Jujur Dinamika Masa Remaja
Audi Kirana resmi merilis album debut Teenagerism yang berisi delapan lagu tentang emosi, pencarian jati diri, dan proses bertumbuh. Lagu 'Stay' jadi lead single.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Audi Kirana Rilis Album Debut 'Teenagerism', Potret Jujur Dinamika Masa Remaja
ShowBiz
Ratihara Debut Lewat 'Mau Goyang (Sawer Dulu)', Padukan Musik Elektronik dan Koplo
Ratihara resmi memperkenalkan diri lewat single debut 'Mau Goyang (Sawer Dulu)'. Padukan musik elektronik, Indo Bounce, dan koplo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ratihara Debut Lewat 'Mau Goyang (Sawer Dulu)', Padukan Musik Elektronik dan Koplo
ShowBiz
'Never Let Go' dari LNGSHOT, Refleksi tentang Rasa Cemas, Harapan, dan Keinginan untuk Bertahan
Lagu ini menggambarkan ketakutan akan perpisahan, rasa cemas yang terus menghantui, serta harapan agar ikatan yang telah dibangun tidak benar-benar berakhir.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
'Never Let Go' dari LNGSHOT, Refleksi tentang Rasa Cemas, Harapan, dan Keinginan untuk Bertahan
ShowBiz
Makna Lirik 'Nirmala', saat Ketulusan Membantu Menyembuhkan Luka Masa Lalu
'Nirmala' mengangkat cerita tentang seorang perempuan yang harus menghadapi luka mendalam akibat pengalaman cinta di masa lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Makna Lirik 'Nirmala', saat Ketulusan Membantu Menyembuhkan Luka Masa Lalu
ShowBiz
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
Dari sisi lirik, Drown menggambarkan pergulatan batin seseorang yang merasa terimpit oleh tekanan, rasa putus asa, dan beratnya ekspektasi dalam menjalani kehidupan.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
ShowBiz
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
Melalui liriknya, 'Ginarise Gusti' menghadirkan kisah yang sarat emosi tentang duka akibat kehilangan sosok yang begitu dicintai.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
ShowBiz
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
Steve Lacy merilis single 'is it cool? (feat. SZA)' sebagai bagian dari album Oh yeah? yang dijadwalkan meluncur pada 17 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
ShowBiz
Setelah Hampir Dua Tahun, Beyoncé Akhirnya Kembali dengan Lagu Baru 'Morning Dew (Donk)'
Beyoncé kembali merilis single solo terbaru 'Morning Dew (Donk)' bertepatan dengan Fourth of July sekaligus membuka hitung mundur menuju perilisan ulang karya terbarunya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Setelah Hampir Dua Tahun, Beyoncé Akhirnya Kembali dengan Lagu Baru 'Morning Dew (Donk)'
ShowBiz
MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya
Band alternative rock asal Bekasi, MANIPOL, merilis EP perdana Maximize the Minimum yang berisi enam lagu dan mengangkat semangat berkarya di tengah keterbatasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya
ShowBiz
Sule Rilis Single 'Cewek Komalan', Satir Fenomena TikTok Live dan Saweran Virtual
Sule merilis single 'Cewek Komalan' yang mengangkat fenomena TikTok Live, saweran virtual, dan hubungan semu di media sosial dengan sentuhan humor dan satire.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Sule Rilis Single 'Cewek Komalan', Satir Fenomena TikTok Live dan Saweran Virtual
Bagikan