Gelombang Tinggi dan Jarak Pandang Tipis ‘Gagalkan’ Evakuasi Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 05 Juli 2025
Gelombang Tinggi dan Jarak Pandang Tipis ‘Gagalkan’ Evakuasi Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

KMP Tunu Pratama Jaya. (Foto: ASDP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENCARIAN korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali belum mengalami perkembangan. Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melaporkan mereka belum menemukan korban pada evakuasi Jumat (4/7).

"Jadi pada hari kedua pencarian hari ini belum ada temuan baru dari korban yang dinyatakan hilang,” kata Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto kepada wartawan di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/7).

Dia mengatakan tim SAR gabungan sudah maksimal mencari puluhan korban yang dinyatakan hilang, baik dari jalur darat, laut, maupun udara. Ribut Eko menyampaikan faktor cuaca pada hari kedua pencarian korban tenggelam juga menjadi kendala bagi tim SAR. Jarak pandang yang hanya tiga kilometer dari sebelumnya 10 kilometer, gelombang tinggi 2,5 meter, dan angin yang cukup kencang.

Dia menjelaskan tim SAR bersama On Scene Coordinator (OSC) dan Pangkalan TNI-AL (Lanal) Ketapang mulai menganalisis peta bawah laut untuk mengetahui kontur serta kedalaman di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. “Kami mempelajari kedalaman laut Selat Bali, yang berkisar 40 hingga 50 meter. Hal ini menjadi dasar untuk mempertimbangkan pelaksanaan operasi penyelaman,” kata Eko.

Baca juga:

Penyebab KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali: Kecerobohan Kapten Kapal dan Kelalaian Otoritas Pelabuhan



Menurut Eko, sebelum operasi penyelaman dilakukan, tim gabungan akan menyiapkan sarana dan prasarana serta mengecek kesiapan personel penyelam. “Ada tahap pendahuluan yang harus dipenuhi, termasuk perlengkapan dan kesiapan penyelam. Prosedur keselamatan dan kelayakan personel juga harus dipastikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kantor Distrik Navigasi telah menyiapkan peralatan deteksi bawah laut untuk mencari posisi pasti bangkai kapal. Peralatan tersebut termasuk teknologi portable underwater searching device yang mencakup magnetometer dan sistem deteksi dari kapal dengan sonar canggih.

“Kami mulai meminta pengiriman peralatan tersebut. Setelah tiba, akan langsung digunakan untuk pendalaman bersama KNKT dan stakeholder lainnya,” tandasnya.(knu)

Baca juga:

30 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Belum Ditemukan, Tim SAR Siapkan Evakuasi di Tengah ‘Ganasnya’ Ombak Selat Bali



#Kecelakaan Kapal #Selat Bali #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI-AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, dan SGi Air Bali.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Indonesia
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat, 33 Penumpang Dievakuasi
KMP Putri Yasmin terbakar di Perairan Lombok Barat, pada Rabu (12/8) dini hari WITA. Penumpang berhasil dievakuasi.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat, 33 Penumpang Dievakuasi
Indonesia
Insiden KMP Mutiara Sentosa 2, Komisi V DPR akan Panggil Kemenhub, KNKT, dan Pelindo
Komisi V juga mendesak investigasi menyeluruh agar penyebab kebakaran kapal rute Surabaya-Makassar itu dapat diungkap secara tuntas.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Insiden KMP Mutiara Sentosa 2, Komisi V DPR akan Panggil Kemenhub, KNKT, dan Pelindo
Indonesia
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Pembenahan tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi insiden, harus diwujudkan melalui modernisasi pengawasan dan peningkatan standar keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Indonesia
Puan Sebut Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bukti Keamanan Transportasi Laut masih Minim
Rentetan insiden tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi secara menyeluruh sistem pelayaran nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Puan Sebut Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bukti Keamanan Transportasi Laut masih Minim
Indonesia
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Berulangnya insiden tragis yang merenggut banyak korban jiwa dan korban hilang menjadi sinyal kuat masih lemahnya tata kelola dan sistem keselamatan pelayaran nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Indonesia
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
KNKT harus memeriksa seluruh aspek keselamatan kapal, mulai dari kondisi teknis, kelengkapan alat keselamatan, hingga prosedur keberangkatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
Indonesia
Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam
identifikasi dilakukan terhadap lima kantong jenazah yang diterima Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya sejak Minggu (2/8) hingga Senin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Korban Meninggal Kapal Mutiara Sentosa 2 Didominasi Sesak Napas dan Tenggelam
Indonesia
Kapal Pertamina Selamatkan 17 Penumpang Kapal Mutiara Sentosa Yang Terbakar di Perairan Utara Sumenep
Pertamina Patra Niaga turut menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut serta berharap seluruh korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Kapal Pertamina Selamatkan  17 Penumpang Kapal Mutiara Sentosa Yang Terbakar di Perairan Utara Sumenep
Indonesia
Basarnas Kerahkan KN SAR 249 Permadi Evakuasi Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar
KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar di Perairan Sumenep pada Minggu (2/8). Basarnas pun mengerahkan kapal evakuasi.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Basarnas Kerahkan KN SAR 249 Permadi Evakuasi Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar
Bagikan