Gelar Sahur Keliling Terbaik, INTI Diganjar Penghargaan dari Sinta Wahid

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 13 Agustus 2018
Gelar Sahur Keliling Terbaik, INTI Diganjar Penghargaan dari Sinta Wahid

Ketua Umum INTI Teddy Sugianto menerima Penghargaan dari Sinta Nuriyah, istri mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid atau Gus Dur. (MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sinta Nuriyah, istri mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid atau Gus Dur memberikan penghargaan kepada penyelenggara sahur keliling terbaik tahun 2018 ini. Acara Sahur Keliling di RPTA Kalijodo yang digelar Perhimpunan INTI meraih penghargaan penyelenggara sahur keliling terbaik ketiga.

Sinta Wahid memberikan penghargaan saat menggelar acara halal bihalal, di kediamannya, kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (13/8). Acara ini dihadiri berbagai kelompok masyarakat dan lintas agama, seperti Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Jaringan Gusdurian, Keuskupan Bandung, Matakin (Konghuchu), Perduki, dan Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI).

Istri Gus Dur itu mengungkapkan selama 19 tahun ini berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia untuk melakukan sahur keliling, dengan melibatkan komunitas lintas agama dan kalangan masyarakat bawah.

"19 tahun sejak bapak di istana negara. Kami merasa lebih baik kita berbagi kepada kaum duafa. Akhirnya kita memutuskan untuk bikin sahur keliling," kata mantan Ibu Negara yang baru-baru ini dinobatkan Majalah TIME sebagai salah seorang dari 100 tokoh berpengaruh di dunia.

INTI sahur
Pengurus INTI berfoto bersama bersama Sinta Nuriyah, istri mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid atau Gus Dur. (MP)

Program sahur keliling yang telah berlangsung rutin setiap tahun dimaksudkan untuk menyapa masyarakat sekaligus mendorong rasa cinta Tanah Air dalam semangat kerukunan dan persatuan dalam bingkai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

"Apa yang terjadi sekarang, fitnah, ujaran kebencian, tuduhan dan kebohongan-kebohongan itu tersebar di seluruh masyarakat indonesia. Itu semua sangat merobek kemanusian kita," ujar Sinta. "Saya berharap sahur keliling bisa menjadi oase dari hati yang galau di tengah masyarakat. Apapun agamanya, apapun sukunya kita semua bersaudara."

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Perhimpunan INTI Budi S. Tanuwibowo, menegaskan komitmen INTI berkontribusi dalam program sahur keliling yang digagas Sinta Wahid. "Karena kita tahu banyak orang-orang yang menjalankan ibadah puasa tapi untuk sahur dan buka itu mempunyai kendala," ujar Budi.

"Kami tergerak karena kami mengetahui program yang di jalankan Bu Shinta sangat baik tapi alhamdulilah kalau kerja keras dan sumbangsih kami yang kecil ini bisa mendapatkan penghargaan," imbuh petinggi INTI itu.

Budi pun berharap penghargaan tersebut dapat memacu langkah-langkah INTI ke depan. Menurut dia, penghargaan itu juga dapat memberi insentif kepada kelompok masyarakat lain untuk bekerja lebih baik. "Sekarang dan seterusnya INTI akan berkontribusi untuk membantu beliau. Bukan hanya sahur keliling tapi program-program yang bermanfaat bagi masyarakat banyak," tandas Budi.

INTI Sahur
Ketua Umum INTI Teddy Sugianto, Waketum INTI Budi S. Tanuwibowo dan Jubir INTI Lexyndo Hakim, foto bersama Sinta Nuriyah, istri mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid atau Gus Dur. (MP)

Dalam acara halal bihalal di kediaman Sinta Wahid ini, pengurus Perhimpunan INTI yang hadir antara lain, Ketua Umum INTI Teddy Sugianto, Wakil Ketua Umum, INTI Budi S. Tanuwibowo, dan Juru Bicara INTI Lexyndo Hakim. Ketua Bidang Sosial dan CSR INTI Pusat Liem Liliani, didampingi wakilnya Ibu Imelda dan anggota Ibu Serihana juga ikut hadir dalam penyerahan penghargaan. (Pon)

#INTI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Munas INTI ke-VI 2025 dan menegaskan komitmen membangun Jakarta yang inklusif bagi semua golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan
Indonesia
26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia
Perhimpunan INTI yang didirikan pada 10 April 1999 ini telah aktif berperan dalam merajut kebinekaan Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 10 April 2025
26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia
Indonesia
Di Hadapan Perhimpunan INTI, RK Tegaskan Jakarta Junjung Tinggi Toleransi
INTI tidak akan menyatakan dukungan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mana pun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 Oktober 2024
Di Hadapan Perhimpunan INTI, RK Tegaskan Jakarta Junjung Tinggi Toleransi
Bagikan