SEPASANG gelang berlian yang pernah dimiliki Marie-Antoinette, ratu terakhir Prancis, telah terjual seharga USD 8,2 juta atau sekitar Rp 117.083.700.000 dalam sebuah lelang. Angka tersebut melampaui perkiraan pra-penjualan penyelenggara lelang.
Gelang itu merupakan bagian dari lelang Christie's Geneva Magnificent Jewels yang digelar Selasa (9/11). Rumah lelang tersebut memperkirakan gelang itu akan terjual antara USD 2 juta-USD 4 juta atau sekitar Rp 28.509.100.000 hingga Rp 57.018.200.000.
"Berlian Ratu Marie Antoinette menarik perhatian dunia dan mencapai hasil yang pas untuk royal jewel yang luar biasa," kata kepala perhiasan internasional Christie Rahul Kadakia dalam sebuah pernyataan kepada CNN.
BACA JUGA:
Kadakia mengatakan, ketika lelang berlangsung, ruang penjualan berlangsung sangat dinamis, serta banyak tawaran daring dan telepon dari seluruh dunia.
Marie-Antoinette mengirim gelang-gelang itu keluar dari Prancis untuk disimpan pada Januari 1791, selama Revolusi yang akhirnya membuatnya dijatuhi hukuman mati dengan guillotine pada 16 Oktober 1793.
Selama lebih dari dua abad, dua gelang itu disimpan dengan aman dalam koleksi kerajaan pribadi. Demikian pernyataan Christie's yang dikeluarkan sebelum pelelangan.
"Gelang luar biasa itu memiliki berlian sekitar 140-150 karat," kata juru lelang dalam pernyataan pra-penjualan.
"Apa yang ajaib ialah bahwa mereka tetap bersama dan utuh ketika mereka bisa dengan mudah dipecah, seperti banyak permata lain dari milik kerajaan," jelas spesialis internasional senior di departemen perhiasan di Christie's di Jenewa Jean-Marc Lunel dalam pernyataan. Ia menambahkan, "Ini membuat mereka sangat menarik bagi kolektor."
Lunel percaya bahwa gelang itu dibuat Charles Auguste Boehmer, pembuat perhiasan pribadi Marie-Antoinette. Hal itu terlihat dari simetri dan desainnya yang elegan.
"Mereka sangat ringan dan dibuat dengan sangat baik sehingga seperti mengalir di pergelangan tanganmu, seperti kain," katanya dalam pernyataan itu. "Dan potongan berlian antik yang tidak sempurna memberikan pesona unik yang tidak dapat ditemukan pada berlian potong modern."
Sejarawan Christie, yang dikutip Vincent Meylan, mengatakan Marie-Antoinette membayar Boehmer 250.000 livre, setara dengan sekitar USD 4,6 juta atau Rp 65.570.930.000 hari ini.
Untuk mengumpulkan uang, ia harus menukar beberapa batu permata lainnya, serta meminjam 29.000 livre (sekitar USD 533.000 atau sekitar Rp 7.597.675.150 hari ini) dari suaminya, Raja Louis XVI.
Ini bukan pelelangan perhiasan Marie-Antoinette pertama yang berhasil melampaui perkiraan. Pada November 2018, sebuah liontin mutiara dan berlian dari koleksi pribadinya terjual lebih dari USD 36 juta atau sekitar Rp 513.163.800.000 dalam pelelangan, melampaui perkiraan pra-penjualan yang bernilai antara USD 1 juta-USD 2 juta atau sekitar Rp 14.254.550.000 hingga Rp 28.509.100.000.(aru)