Gas Air Mata Disebut Bikin Kepanikan Massal di Tragedi Kanjuruhan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 Oktober 2022
Gas Air Mata Disebut Bikin Kepanikan Massal di Tragedi Kanjuruhan

Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penggunaan gas air mata oleh polisi dalam menangani kerusuhan suporter dalam tragedi Kanjuruhan yang sedikitnya menewaskan 129 orang mendapatkan sorotan.

"Larangan penggunaan gas air mata itu telah diatur FIFA dan tertuang pada Bab III tentang Stewards, pasal 19 soal Steward di pinggir lapangan. Jelas ditulis: Dilarang membawa atau menggunakan senjata api atau gas pengendali massa," kata Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (2/10).

Baca Juga:

Arema FC Mohon Maaf dan Bikin Crisis Center

Menurut mantan Ketua Umum PSSI itu, penggunaan gas air mata menimbulkan kepanikan sehingga ratusan orang berdesakan ingin keluar dari tribun yang kemudian membuat korban berjatuhan.

LaNyalla menilai tragedi Kanjuruhan membuktikan lemahnya koordinasi. Padahal sebelum match, pasti ada rakor pengamanan antara Panpel dengan Kepolisian.

"Entah apa alasan yang membuat polisi menembakkan gas air mata ke tribun, sehingga membuat kepanikan massal,” kata LaNyalla yang sedang kunjungan kerja di Jawa Timur.

Mantan Ketua Badan Timnas PSSI itu mengatakan, strategi evakuasi yang utama adalah mengamankan pemain, dan itu sudah dilakukan.

"Selanjutnya tinggal mencegah penonton melakukan perusakan atau saling serang antara dua kubu. Sambil semua pintu keluar dan jalur evakuasi dibuka untuk pengosongan stadion," katanya menambahkan.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, upaya pengosongan tribun dengan menembakkan gas air mata, jelas menyalahi aturan FIFA. Peristiwa ini menjadi catatan kelam sepakbola nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi di Kabupaten Malang, Minggu mengatakan bahwa hingga saat ini tambahan dua orang korban meninggal dunia tersebut meninggal usai menjalani perawatan.

"Untuk jumlah korban saat ini masih kita cocokkan, yang sudah pasti sebanyak 129 orang. Mudah-mudahan jangan bertambah," kata Muhadjir. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Hentikan Sementara Liga 1 dan Evaluasi Total Pertandingan

#PSSI #Liga 1
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Indonesia U-17 Jalani 2 Kali Uji Coba Melawan China di Markas Persita, PSSI Jual Tiket Rp 50 Ribu
Timnas Indonesia U-17 melawan China dalam uji coba di Indomilk Arena pada 8 dan 11 Februari.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Februari 2026
Timnas Indonesia U-17 Jalani 2 Kali Uji Coba Melawan China di Markas Persita, PSSI Jual Tiket Rp 50 Ribu
Olahraga
Kalah Dari Persib, Pelatih Persis Solo Ngaku Kalah Pengalaman
"Tim sudah melakukan banyak progres, kita lumayan banyak melakukan perubahan dibandingkan saat lawan Borneo FC kemarin. Setidaknya kita bisa mengimbangi, dari babak kedua kita juga lebih baik."
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Kalah Dari Persib, Pelatih Persis Solo Ngaku Kalah Pengalaman
Olahraga
China Ajak Timnas Indonesia Beruji Coba November 2026, PSSI Belum Putuskan
PSSI belum memutuskan apakah menerima ajakan China untuk uji coba antar tim nasional di FIFA Matchday November 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 30 Januari 2026
China Ajak Timnas Indonesia Beruji Coba November 2026, PSSI Belum Putuskan
Olahraga
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis
Marc Klok memandang tren ini sebagai sinyal positif bagi perkembangan kompetisi domestik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Marc Klok Sambut Shayne Pattynama yang Gabung Persija dengan 'Psywar' Tipis-Tipis
Olahraga
Jersey Baru Timnas Bola dan Futsal Indonesia Sepaket Pakai Kelme, Kontrak 4 Tahun
Timnas sepak bola dan futsal Indonesia akan mengenakan jersey baru dari Kelme mulai Maret 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Jersey Baru Timnas Bola dan Futsal Indonesia Sepaket Pakai Kelme, Kontrak 4 Tahun
Indonesia
John Herdman Belum Mulai Bekerja, DPR Sudah Mulai Kirim Ultimatum
Hetifah meminta PSSI berhenti menjadikan pergantian pelatih sebagai "obat darurat" setiap kali target gagal tercapai
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
John Herdman Belum Mulai Bekerja, DPR Sudah Mulai Kirim Ultimatum
Olahraga
Imbas Suporter Nyalakan Flare, Persis Solo Didenda Rp 250 Juta oleh Komdis PSSI
Persis Solo dikenakan denda Rp 250 juta usai suporter menyalakan flare. Hal itu terjadi saat Persis melawan Persita, Minggu (4/1) lalu.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Imbas Suporter Nyalakan Flare, Persis Solo Didenda Rp 250 Juta oleh Komdis PSSI
Olahraga
Timnas Indonesia Akan Jajal Bulgaria, Kepulauan Salomon, atau St. Kitts Nevis, Erick Thohir: Ujian Bersaing di Level Dunia
Pada edisi 2026, Indonesia ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah yang akan menampilkan Bulgaria, Kepulauan Salomon, dan St.Kitts Nevis Selain Skuad Garuda.
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Timnas Indonesia Akan Jajal Bulgaria, Kepulauan Salomon, atau St. Kitts Nevis, Erick Thohir: Ujian Bersaing di Level Dunia
Olahraga
Arsitek Timnas Indonesia John Herdman Berkomitmen Libatkan Sebanyak Mungkin Pelatih Lokal di Tim Kepelatihan
John Herdman mengatakan bahwa dirinya masih dalam proses pemilihan pelatih lokal, yang akan diplot sebagai asisten.
Frengky Aruan - Rabu, 14 Januari 2026
Arsitek Timnas Indonesia John Herdman Berkomitmen Libatkan Sebanyak Mungkin Pelatih Lokal di Tim Kepelatihan
Olahraga
Pesan Erick Thohir untuk John Herdman, Cepat Beradaptasi dan Bawa Timnas Indonesia Berprestasi
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pesan khusus kepada pelatih timnas Indonesia, John Herdman.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Pesan Erick Thohir untuk John Herdman, Cepat Beradaptasi dan Bawa Timnas Indonesia Berprestasi
Bagikan