Gara-gara Banjir, Puluhan Jalan di Ibu Kota Rusak
Kondisi Jalan Mampang Prapatan sebelum diperbaiki sempat berlubang dengan ukuran kecil hingga lebar. (ANTARA/Laily Rahmawaty)
MerahPutih.com - Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya mencatat ada puluhan titik jalan rusak di Jakarta. Mayoritas jalan rusak dampak banjir dan genangan air.
"Total sejauh ini ada 35 (titik)," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/1).
Baca Juga:
Titik paling banyak tercatat di Jakarta Selatan dengan sembilan titik, disusul Jakarta Pusat dan Barat dengan delapan titik.
Lalu ada Jakarta Utara dengan tujuh titik dan yang paling sedikit Jakarta Timur dengan tiga titik. Untuk itu, dia minta para pengendara mewaspadai kondisi ini terutama kendaraan roda dua karena berbahaya.
Pihaknya menyiapkan personel khusus guna melakukan penjagaan di lokasi jalan rusak.
Baca Juga:
Haji Lulung: Jangan Cari Kesalahan Anies Bentuk Pansus Banjir
Selain itu, pihaknya pun memberikan peringatan berupa cone dan semacamnya di jalan berlubang guna memberitahu para pengendara yang melintas.
“Untuk itu kami juga sudah melakukan penempatan di lokasi yang dinilai rawan,” kata dia lagi. (Knu)
Baca Juga:
Jawaban Haji Lulung Terkait Pemprov DKI Digugat Class Action oleh Warga Akibat Banjir
Bagikan
Berita Terkait
Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak
Siang Ini 39 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Dilanda Banjir
Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur
Pemerintah Bakal Bangun Flyover di Jalan Daan Mogot Buat Atasi Banjir dan Macet
Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat
Banjir Bidara Cina: Ciliwung Meluap, Warga Mulai Garuk-Garuk Karena Gatal Masal
Jumat Siang Ini 50 RTdi Ibu Kota Masih Kebanjiran, 2 Jalan Tergenang
Jurus Pramono Tangani Banjir Jakarta, Bakal Normalisasi Kali Cakung Lama dan Bangun Waduk di Kali Angke
Pembangunan Waduk Polor dan Normalisasi Sungai Jadi 'Senjata' Pemprov DKI Jakarta Atasi Banjir
Banjir Jakarta 30 Januari 2026: 39 RT Terendam, Ratusan Warga Harus Mengungsi