Ganjil Genap Masih Belum Diberlakukan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 Juni 2021
Ganjil Genap Masih Belum Diberlakukan

Ganjil genap Jakarta. (Foto:Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI belum menerapkan sistem ganjil genap di Jakarta. Mereka masih mengkaji secara komprehensif terkait rencana pemberlakuan sistem ganjil genap tersebut.

"Terkait ganjil genap sampai saat ini belum diberlakukan, nanti tunggu saja Pemprov melalui Dishub dan jajaran, instansi lain, Polda Metro tentu akan memberikan perhatian khusus," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan di Jakarta, akhir pekan kemarin (5/6).

Baca Juga:

Pemberlakuan Ganjil Genap Bisa Blunder Jika Transportasi Umum Tidak Ditambah

Riza mengatakan, sistem ganjil genap diterapkan untuk mengendalikan aktivitas berkendara masyarakat. Jika ada peningkatan aktivitas berkendara, pihaknya bakal mempertimbangkan segera menerapkan sistem ganjil genap.

"Jadi kita tunggu saja kebijakan yang akan diambil oleh Pak Gubernur,” kata Riza.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya belum menetapkan sistem ganjil genap. Pemprov DKI bersama pihak kepolisian, masih mengkaji dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

"Kami akan lakukan kajian secara komprehensif. Karena banyak aspek yang perlu jadi pertimbangan,"kata dia.

Salah faktot utama yang menjadi pertimbangan, kata Syafrin, adalah perkembangan kasus COVID-19 di Jakarta. Pasalnya, sistem ganjil genap merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan mobilitas warga dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

"Oleh Pak Gubernur tetap keselamatan warga Jakarta itu prioritas utama," kata Syafrin.

Ganjil genap Jakarta. (Foto: Antara)
Ganjil genap Jakarta. (Foto: Antara)

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meminta agar kapasitas transportasi massal di Jakarta ditambah jika sistem ganjil kembali diberlakukan di Jakarta.

"Kalau memang ganjil genap ini diberlakukan kembali, kapasitas angkutan umum harus ditingkatkan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Sambodo mengakui jika saat ini terjadi kemacetan pada pagi hari lantaran banyaknya masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi. Namun di situasi pandemi COVID-19 saat ini, jika sistem ganjil genap kembali diberlakukan maka akan ada pergeseran dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

"Dan jika kapasitas transportasi massal tidak ditingkatkan maka akan terjadi lonjakan penumpang yang berpotensi menimbulkan klaster-klaster COVID-19,"katanya. (Knu)

Baca Juga:

Pemberlakuan Ganjil Genap, Polda Metro Minta Anies Tambah Angkutan Umum

#Ganjil Genap #Jakarta #Kemacetan Jakarta #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Putusan tersebut dibacakan hakim tunggal dalam agenda pembacaan putusan di PN Jakarta Selatan, Rabu (26/8).
Dwi Astarini - 51 menit lalu
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Indonesia
Ramai Isu Demo Besar, Polisi Siapkan Pola Pengamanan Aksi 27 Agustus
Polda Metro Jaya memastikan kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif. Masyarakat tidak khawatir karena aktivitas warga dan pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 25 menit lalu
Ramai Isu Demo Besar, Polisi Siapkan Pola Pengamanan Aksi 27 Agustus
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
'Profil Karier Narkoba' Aktor Revaldo 4 Kali Tersandung Sabu: 2 Kali Dibui, Sekali Rehab
Aktor Revaldo kembali ditangkap polisi di Jakarta Barat karena penyalahgunaan sabu. Penangkapan ini menjadi kasus narkoba keempat yang menjeratnya sejak 2006.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
'Profil Karier Narkoba' Aktor Revaldo 4 Kali Tersandung Sabu: 2 Kali Dibui, Sekali Rehab
Berita Foto
Isu Tarif Parkir Rp60 Ribu Merebak, Pramono: Bukan Angka Pemprov DKI Jakarta
Suasana parkir motor basement di Kawasan Blok-M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 25 Agustus 2026
Isu Tarif Parkir Rp60 Ribu Merebak, Pramono: Bukan Angka Pemprov DKI Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Kondusif Jelang Aksi Besar 27 Agustus, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Polda Metro Jaya memastikan aktivitas masyarakat di Ibu Kota tetap berjalan normal meski sejumlah kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung di berbagai lokasi pada Senin (24/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Kondusif Jelang Aksi Besar 27 Agustus, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Berita Foto
Terminal Manggarai Bangkit, Disiapkan Jadi Kawasan Transit Oriented Development
Penumpang berjalan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Terminal Manggarai, Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 25 Agustus 2026
Terminal Manggarai Bangkit, Disiapkan Jadi Kawasan Transit Oriented Development
Berita Foto
Rangkaian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Jalani Uji Coba di Jalur Elevated
Rangakaian LRT Jakarta jurusan Kelapa Gading-Manggarai meintasi jalur elevated di Kawasan Manggarai, Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 25 Agustus 2026
Rangkaian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Jalani Uji Coba di Jalur Elevated
Indonesia
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Aktivisi Pati Supriyono mengaku tidak bisa bertransaksi menggunakan rekening Bank Mandiri atas namanya sejak Jumat 22 Agustus lalu.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Indonesia
Misteri Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Masih Gelap, 13 Hari Sejak Makam Dibongkar Hasil Lab Belum Keluar
13 hari sejak ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas, hasil laboratorium forensik belum keluar. Polisi menunggu pemeriksaan racun dan sudah memeriksa 27 saksi.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Misteri Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Masih Gelap, 13 Hari Sejak Makam Dibongkar Hasil Lab Belum Keluar
Bagikan