Gambarkan Puncak Cartensz Pyramid, Fiersa Besari: Medan Curam dan Terancam Terkena Hipotermia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 03 Maret 2025
Gambarkan Puncak Cartensz Pyramid, Fiersa Besari: Medan Curam dan Terancam Terkena Hipotermia

Puncak Cartensz Pyramid. (Foto: Instagram/Fiersa Besari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musisi Fiersa Besari selamat pasca mencapai puncak Carstensz Pyramid , Papua. Dia mengungkap perbedaan gunung Carstensz Pyramid itu dengan gunung lainnya di Indonesia pada umumnya.

Menurut dia, Carstensz Pyramid adalah puncak tertinggi Indonesia dengan nama lain Puncak Jaya.

"Carstensz Pyramid berbeda dengan gunung di Indonesia pada umumnya," kata Fiersa, dikutip dari Instagramnya, Senin (3/3).

Menurut Fiersa, Puncak Jaya punya medan tebing curam dengan ketinggian 600-an meter. Basecamp Yellow Valley ada di ketinggian sekitar 4.200-an MDPL dan Puncak Jaya dengan ketinggian 4.884 MDPL.

Medan yang demikian, menurut Fiersa, mewajibkan para pendaki termasuk dirinya untuk lancar menggunakan alat-alat tali untuk naik dan turun disebut ascending dan rappelling sebagai safety procedure alias prosedur keselamatan.

"Sebagai catatan, di ketinggian di atas 4000-an MDPL, apalagi dalam cuaca buruk, kita memang tidak boleh diam terlalu lama, sebab rentan terkena hipotermia," tulis Fiersa.

Baca juga:

Fiersa Besari Berikan Kabar Situasi Terkini dari Pendakian Carstensz Pyramid, Sudah Tiba di Mimika

Saat ini, Fiersa dan rekannya, pendaki Furky Syahroni baru tiba kembali ke Timika, Papua Tengah pada 3 Maret 2025. Mereka sempat tertahan di YV terkait cuaca buruk yang berdampak pada lalu lintas helikopter.

"Satu-satunya akses resmi ke YV untuk saat ini adalah helikopter. Kondisi kami Alhamdulillah stabil," ujar Fiersa.

Fiersa juga memberikan ucapan belasungkawa yang terdalam atas berpulangnya pendaki Lilie Wijayanti Poegiono atau Mamak Pendaki dan Elsa Laksono.

Dia berdoa, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

"Semoga Bu Lilie dan Bu Elsa diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," doa ayah satu anak itu.

Baca juga:

Sebelum Meninggal akibat Hipotermia, Lilie dan Elsa Berhasil Capai Puncak Carstensz

Ia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kabar tersebut, dikarenakan kondisi yang sangat berduka dan syok atas tragedi yang menimpa rekan-rekan pendaki.

"Saya juga ingin meminta maaf karena baru mengabari perihal situasi Carstensz Pyramid (puncak tertinggi Indonesia dengan nama lain Puncak Jaya), karena kami yang berada di 'basecamp' Lembah Kuning (Yellow Valley/YV) pun merasa sangat syok dan berduka atas tragedi yang telah terjadi," tulis Fiersa.

Fiersa menjelaskan, ia dan rekannya, Furky Syahroni, baru tiba kembali di Mimika, Papua Tengah pada 3 Maret 2025 setelah sempat tertahan di Lembah Kuning akibat cuaca buruk.

Kondisi cuaca tersebut berdampak pada lalu lintas helikopter, yang merupakan satu-satunya akses resmi menuju Lembah Kuning saat ini.

Sebelumnya, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia dalam insiden pendakian di Carstensz Pyramid. Fiersa Besari dan rombongan pendaki lainnya berhasil dievakuasi dengan selamat.

Pendakian ini merupakan bagian dari misi Fiersa Besari dalam menyelesaikan ekspedisi "Atap Negeri" di 33 puncak gunung di Indonesia. (Knu)

#Pendaki Tewas #Gunung Carstensz #Pendaki Gunung
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Remaja Tewas di Gunung Rinjani Jalur Aik Berik, Tim SAR Ngebut Dibekali Drone Thermal untuk Cari Korban
Sebelum Tim SAR diberangkatkan, upaya evakuasi mandiri sempat dilakukan oleh keluarga dan warga setempat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Desember 2025
Pendaki Remaja Tewas di Gunung Rinjani Jalur Aik Berik, Tim SAR Ngebut Dibekali Drone Thermal untuk Cari Korban
Indonesia
BMKG Kirim Sinyal Bahaya, Pendakian Semeru Ditutup Tanpa Batas Waktu yang Jelas
Balai Besar TNBTS menekankan bahwa semua calon pengunjung harus mematuhi keputusan yang telah dibuat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Desember 2025
BMKG Kirim Sinyal Bahaya, Pendakian Semeru Ditutup Tanpa Batas Waktu yang Jelas
Indonesia
Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Meninggal, Tim SAR Evakuasi
Diduga mengalami hipotermia.
Dwi Astarini - Senin, 18 Agustus 2025
Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Meninggal, Tim SAR Evakuasi
Indonesia
Pendaki Gunung Bawang Tewas Tersambar Petir, Evakuasi Butuh Waktu 12 Jam Lebih
Seorang pendaki Gunung Bawang tewas dan enam orang lainnya mengalami luka bakar ringan hingga sedang akibat tersambar petir.
Wisnu Cipto - Minggu, 03 Agustus 2025
Pendaki Gunung Bawang Tewas Tersambar Petir, Evakuasi Butuh Waktu 12 Jam Lebih
Indonesia
Semua Jalur Rinjani Ditutup Total 1-10 Agustus, Ada 6 Ini Nama Treknya
Seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terdiri dari enam trek ditutup total mulai 1 Agustus 2025.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 Juli 2025
Semua Jalur Rinjani Ditutup Total 1-10 Agustus, Ada 6 Ini Nama Treknya
Indonesia
Pendaki Swiss Jatuh di Rinjani Dievakusi Pakai Helikopter Langsung ke Denpasar
Pria berusia 46 tahun itu langsung diterbangkan menuju Denpasar untuk menjalani perawatan atas cedera serius yang dialaminya.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 Juli 2025
Pendaki Swiss Jatuh di Rinjani Dievakusi Pakai Helikopter Langsung ke Denpasar
Indonesia
Kasus Kematian Juliana Makin Panas, Menteri Pariwisata Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Tuntutan Keluarga
Selain citra destinasi, insiden ini juga menimbulkan pertanyaan tentang standar keamanan dan keselamatan wisatawan di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 Juli 2025
Kasus Kematian Juliana Makin Panas, Menteri Pariwisata Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Tuntutan Keluarga
Indonesia
Menko Polkam Tanggapi Rencana Keluarga Juliana Marins Gugat Pemerintah Indonesia
Menko Polkam sebut Presiden Prabowo sudah membahas permasalahan ini dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 Juli 2025
Menko Polkam Tanggapi Rencana Keluarga Juliana Marins Gugat Pemerintah Indonesia
Bagikan